BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 1–4 April, Sejumlah Perairan RI Berisiko

gelombang tinggi
ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Aktivitas angin yang menguat dalam beberapa hari ke depan membuat kondisi laut di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan tidak bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang berlaku pada 1 hingga 4 April 2026.

Dalam keterangannya, BMKG menjelaskan pola angin di Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 4–15 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan lebih tinggi, mencapai 8–20 knot.

“Perbedaan pola dan kecepatan angin ini berkontribusi pada peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan Indonesia,” tulis BMKG dalam pernyataannya, Rabu (1/4/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Meta Hadirkan Kabel Bawah Laut Terbesar Asia Pasifik, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia

Kondisi tersebut berpotensi memicu gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, terutama di perairan Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Selain itu, wilayah perairan Pasifik utara Maluku dan Papua juga diperkirakan mengalami kondisi serupa.

Wilayah yang masuk dalam kategori rawan meliputi Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Mentawai, Bengkulu, hingga Lampung. Gelombang dengan ketinggian yang sama juga berpotensi terjadi di selatan Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Di kawasan timur Indonesia, Laut Maluku serta Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua turut masuk dalam daftar wilayah yang perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

BMKG menegaskan bahwa kondisi ini dapat berdampak langsung pada keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan dan operator transportasi laut skala kecil.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut,” lanjut BMKG.

Tak hanya itu, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir juga diminta tetap siaga terhadap potensi dampak gelombang tinggi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Warga yang berada di kawasan pesisir diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca dan tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi,” tutup BMKG.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel