TIMETODAY.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Meski begitu, posisi dolar masih bertahan di kisaran tinggi dan nyaris menembus level psikologis Rp 17.000.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.07 WIB, dolar AS tercatat berada di level Rp 16.995 atau melemah sekitar 7 poin (0,04%) dibandingkan posisi pembukaan di Rp 16.986.
Pergerakan pagi ini menunjukkan rupiah mencoba menguat di tengah tekanan global, meski ruang penguatannya masih terbatas. Sepanjang perdagangan hari ini, dolar AS bergerak dalam rentang Rp 16.986 hingga Rp 17.000.
Dalam perspektif yang lebih panjang, fluktuasi dolar terhadap rupiah dalam setahun terakhir tercatat berada di kisaran Rp 16.079 hingga Rp 17.224—menunjukkan volatilitas yang masih cukup tinggi.
Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya cenderung bervariasi. Dolar menguat tipis terhadap yen Jepang sebesar 0,01% dan naik 0,55% terhadap won Korea Selatan.
Di sisi lain, dolar AS juga menguat 0,02% terhadap dolar Hong Kong, namun sedikit melemah 0,01% terhadap dolar Kanada.
Kondisi ini mencerminkan bahwa meskipun rupiah menunjukkan tanda penguatan, tekanan eksternal masih membayangi. Level Rp 17.000 pun menjadi ambang psikologis yang terus dipantau pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































