Rupiah Melemah ke Rp16.931 per Dolar AS, Sentimen Perang dan Harga Minyak Jadi Tekanan

Rupiah Melemah
Rupiah kembali tertekan di awal perdagangan. Sentimen perang dan lonjakan harga minyak dunia bikin investor memilih aset aman. ilustrasi rupiah melemah (Dok.pinterest)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Rabu (4/3/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.931 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 59 poin atau 0,35 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp16.872 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

1. Bayang-bayang Perang Besar Bikin Investor Cari Aman

Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai pergerakan rupiah masih dibayangi sentimen risk off. Kondisi ini menggambarkan sikap investor yang cenderung menghindari aset berisiko dan memilih instrumen yang dianggap lebih aman.

Advertisement
Baca Juga :  Film Blue: Perjalanan Kelam Lee Soo Hyuk sebagai Atlet Tembak, Kapan Tayang?

Sentimen tersebut dipicu oleh perkembangan konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan yang terus meningkat membuat investor global lebih berhati-hati dalam menempatkan dana mereka, termasuk di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

“Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan sentimen risk off dari perkembangan perang AS-Israel-Iran,” ujar Lukman.

2. Lonjakan Harga Minyak Mentah Ancam Ekonomi Nasional

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga minyak mentah dunia turut menjadi perhatian. Konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu pasokan energi global, sehingga mendorong harga minyak naik.

Baca Juga :  Rupiah Melemah di Awal Perdagangan, Dolar AS Bertengger di Rp17.487

Kondisi ini dikhawatirkan memberi beban tambahan bagi perekonomian global, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.

“Kenaikan harga minyak mentah juga dikhawatirkan akan membebani ekonomi global termasuk Indonesia,” tambahnya.

3. Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Secara year-to-date (ytd), rupiah tercatat melemah 1,49 persen. Dalam 52 minggu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS.

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif mengikuti dinamika geopolitik global, dengan rentang proyeksi Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel