Fantastis! Ini Besaran Gaji Pebalap F1 Musim 2026

F1
Pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen. Foto: AP Photo/Rebecca Blackwell

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Dunia Formula 1 (F1) selama ini identik dengan kemewahan, teknologi mahal, dan gaya hidup glamor para pebalapnya. Tidak seperti banyak kejuaraan balap lain, F1 menjadi salah satu olahraga dengan nilai komersial tertinggi di dunia, termasuk dalam urusan bayaran atlet.

Besarnya sorotan publik terhadap kehidupan para pebalap pun memunculkan pertanyaan klasik: berapa sebenarnya gaji seorang pebalap Formula 1?

Mengacu pada laporan Racingnews365 dan Hypewhip, bayaran pebalap F1 memang berada di level luar biasa. Bahkan, beberapa nama papan atas menerima penghasilan hingga lebih dari Rp1 triliun dalam satu musim, meski kalender kompetisi hanya berlangsung sekitar 10 bulan setiap tahun.

Advertisement

Musim 2026 masih menempatkan sejumlah pebalap elite di posisi teratas daftar penghasilan. Juara dunia bertahan Max Verstappen menjadi pebalap dengan gaji tertinggi, menerima bayaran sebesar US$70 juta atau sekitar Rp1,17 triliun per musim. Angka tersebut belum termasuk pemasukan tambahan dari sponsor maupun kontrak komersial pribadi.

Di posisi berikutnya, legenda balap Lewis Hamilton mengantongi pendapatan US$60 juta atau sekitar Rp1,01 triliun per musim. Sementara dua pebalap muda papan atas, Charles Leclerc dan George Russell, masing-masing menerima gaji US$35 juta atau sekitar Rp586 miliar.

Baca Juga :  Limbah Ban F1 Capai Puluhan Ribu, Pirelli Ubah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Dominasi pebalap top tersebut menunjukkan stabilitas hierarki penghasilan di F1 yang relatif tidak berubah dibanding musim sebelumnya.

Menariknya, pebalap muda atau rookie juga menikmati bayaran yang tetap tinggi dibanding olahraga lain. Nama seperti Franco Colapinto dan Arvid Lindblad menerima gaji sekitar US$1 juta atau setara Rp16 miliar per musim—angka yang tetap tergolong besar bagi pendatang baru.

Berikut daftar lengkap gaji pebalap Formula 1 musim 2026:

  • Max Verstappen — US$70 juta (Rp1,17 triliun)
  • Lewis Hamilton — US$60 juta (Rp1,01 triliun)
  • Charles Leclerc — US$35 juta (Rp586 miliar)
  • George Russell — US$35 juta (Rp586 miliar)
  • Lando Norris — US$30 juta (Rp502 miliar)
  • Fernando Alonso — US$20 juta (Rp335 miliar)
  • Carlos Sainz — US$13 juta (Rp217 miliar)
  • Oscar Piastri — US$13 juta (Rp217 miliar)
  • Pierre Gasly — US$12 juta (Rp201 miliar)
  • Alex Albon — US$12 juta (Rp201 miliar)
  • Lance Stroll — US$12 juta (Rp201 miliar)
  • Sergio Pérez — US$8 juta (Rp134 miliar)
  • Nico Hülkenberg — US$7 juta (Rp117 miliar)
  • Esteban Ocon — US$7 juta (Rp117 miliar)
  • Isack Hadjar — US$5 juta (Rp53 miliar)
  • Valtteri Bottas — US$5 juta (Rp53 miliar)
  • Gabriel Bortoleto — US$2 juta (Rp33 miliar)
  • Kimi Antonelli — US$2 juta (Rp33 miliar)
  • Oliver Bearman — US$2 juta (Rp33 miliar)
  • Liam Lawson — US$1 juta (Rp16 miliar)
  • Franco Colapinto — US$1 juta (Rp16 miliar)
  • Arvid Lindblad — US$1 juta (Rp16 miliar)
Baca Juga :  Prabowo Siapkan Kenaikan Gaji ASN, TNI/Polri, dan Pejabat Negara

Besarnya bayaran tersebut mempertegas status Formula 1 sebagai salah satu olahraga paling elit di dunia. Selain keahlian mengemudi, faktor popularitas global, nilai sponsor, serta kontribusi terhadap performa tim menjadi penentu utama tingginya nilai kontrak seorang pebalap.

Dengan kombinasi prestasi, teknologi mutakhir, dan daya tarik komersial global, Formula 1 terus mempertahankan reputasinya sebagai panggung balap paling prestisius sekaligus paling mahal dalam olahraga otomotif internasional.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel