
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Benfica pasang badan untuk Gianluca Prestianni yang dituduh melakukan hinaan rasial kepada Vinicius Junior. Klub asal Portugal itu bahkan menuding ada kampanye pencemaran nama baik terhadap pemainnya.
Prestianni dituding melontarkan kata-kata rasis saat Benfica menghadapi Real Madrid di Estadio da Luz, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Vinicius mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan Madrid 1-0.
Insiden bermula setelah Vinicius melakukan selebrasi yang memicu emosi pemain dan suporter tuan rumah. Dalam momen itulah Prestianni dituduh menghina Vinicius. Pemain berusia 20 tahun itu diklaim menyebut Vinicius sebagai monyet sambil menutup mulutnya dengan kaus.
Tuduhan tersebut membuat Vinicius marah hingga sempat menolak melanjutkan pertandingan. Wasit kemudian mengaktifkan protokol anti-rasisme dengan memberi isyarat khusus kepada ofisial laga. Kericuhan pun meluas hingga ke bangku cadangan kedua tim dan menyebabkan seorang staf kepelatihan Benfica menerima kartu merah.
Sejak awal, Benfica membantah keras tudingan terhadap Prestianni. Klub yang kini dilatih Jose Mourinho itu menilai Vinicius kemungkinan tidak mendengar apa pun yang diucapkan Prestianni karena posisi keduanya berjauhan.
Dalam pernyataan resminya, Benfica menegaskan bahwa Prestianni selama ini selalu menunjukkan sikap profesional dan penuh respek.
“Tindak-tanduknya dalam mengabdi ke klub selalu dipandu oleh rasa hormat ke lawan, institusi, dan prinsip-prinsip yang mendefinisikan identitas Benfica,” tulis pernyataan klub.
“Klub menyesalkan kampanye pencemaran nama baik yang menimpa sang pemain.”
(MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































