Rampung 100 Persen, Jalan Bomang Kini Kebut Proyek Jembatan dan Flyover

Bomang
Pengendara sepeda motor melintas di perlintasan kereta api sebidang di kawasan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor, Rabu (18/2/2026). Keberadaan perlintasan ini menjadi salah satu titik krusial yang mendorong rencana pembangunan flyover Bomang guna mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas. Foto: timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dinyatakan rampung 100 persen. Tak berhenti di situ, Pemerintah Kabupaten Bogor langsung tancap gas menggarap proyek lanjutan berupa dua jembatan senilai total ratusan miliar rupiah dan sebuah flyover yang ditargetkan mulai dibangun 2027.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, memastikan seluruh pengerjaan ruas jalan tersebut telah selesai berdasarkan laporan terakhir yang diterimanya.

“Kalau laporan terakhir sudah 100 persen,” ujar Suryanto, Rabu (18/2/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Beasiswa LPDP Jakarta Segera Diluncurkan, Lulusan Wajib Mengabdi untuk Ibu Kota

Setelah penyelesaian ruas jalan, pemerintah akan melanjutkan pengerjaan Jembatan Situ Naggerang dan Jembatan Pesanggrahan pada 2026. Jembatan Situ Naggerang dirancang menjadi salah satu jembatan terpanjang di kawasan tersebut dengan bentang sekitar 150 meter dan anggaran sekitar Rp 60 miliar. Adapun Jembatan Pesanggrahan lebih difokuskan pada rekonstruksi.

Sementara itu, pembangunan Flyover Bomang direncanakan dimulai pada 2027 dan akan didanai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Suryanto mengungkapkan, perencanaan awal flyover sempat dihitung dengan skema empat lajur yang membutuhkan anggaran hingga Rp 500 miliar. Namun, pemerintah memutuskan menyederhanakan desain agar pembangunan dapat lebih cepat terealisasi.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal Rabies di Pelalawan, Lindungi Hewan, Selamatkan Manusia

“Flyover-nya dibikin satu jalur tetapi lebarnya 10 meteran, itu di angka Rp 140-an miliar, bisa kurang bisa lebih,” kata Suryanto.

Dengan penyederhanaan desain tersebut, anggaran flyover ditekan menjadi di atas Rp 100 miliar,  jauh lebih efisien dibandingkan skema awal. Suryanto memastikan seluruh proyek infrastruktur itu akan segera dieksekusi demi mendukung mobilitas warga Kabupaten Bogor.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel