
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan flyover Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) selesai pada 2027. Proyek infrastruktur strategis ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi di koridor penghubung wilayah selatan Kabupaten Bogor tersebut.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, pihaknya berkomitmen melanjutkan program kepala daerah sebelumnya dengan menyelesaikan pembangunan flyover sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Kami melanjutkan pembangunan beberapa kepala daerah sebelum kami, yaitu Jalan Bojong Gede Kemang,” ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).
Menurut Rudy, kehadiran flyover ini akan memberikan efisiensi waktu perjalanan yang cukup drastis bagi masyarakat. Perjalanan dari Ciputat menuju Tegar Beriman yang sebelumnya memakan waktu lebih lama, ditargetkan dapat ditempuh hanya dalam 30 menit. Sementara itu, perjalanan dari Parung ke Tegar Beriman diperkirakan cukup memerlukan waktu 10 menit saja.
“Kami mentargetkan dari Ciputat ke Tegar Beriman cukup 30 menit, dari Parung ke Tegar Beriman cukup 10 menit. Tahapan akan tuntas di tahun 2027,” tegas Rudy.
Ia menjelaskan, pembangunan flyover Bomang ini bukan merupakan gagasan baru, melainkan kelanjutan dari konsep yang telah dirancang pada periode kepemimpinan sebelumnya. Pemerintahan saat ini berperan melanjutkan dan merealisasikan rencana tersebut hingga tuntas.
Rudy merinci tahapan pembangunan yang akan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun ke depan. Pada 2025, Pemkab Bogor akan memulai tahap pertama dengan target menyelesaikan dua ruas jalan pada akhir tahun ini.
“Tahun 2025 tahap pertama kami melanjutkan, ini sama ide dan gagasannya bukan dari kami. Kami hanya melanjutkan. Maka dua ruas jalan insya Allah tuntas terbangun di bulan Desember 2025,” jelas Rudy.
Memasuki tahun 2026, pembangunan akan difokuskan pada konstruksi satu jembatan sebagai bagian dari rangkaian proyek tersebut. Barulah pada 2027, seluruh pembangunan flyover ditargetkan rampung dan terhubung secara penuh.
“Tahun 2026 satu jembatan terbangun. Tahun 2027, Jalan Bojong Gede Kemang akan terhubung flyover dari Jalan Bomang ke Jalan Tegar Beriman,” papar Bupati asal Partai Gerindra itu.
Lebih jauh, Rudy menilai keberadaan flyover ini tidak sekadar mengatasi persoalan kemacetan, tetapi juga akan memberikan dampak luas bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor. Aksesibilitas yang lebih lancar diharapkan dapat mengubah dinamika sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
“Sehingga akses masyarakat dapat lebih mudah, aksesibilitas lebih lancar, kultur masyarakat berubah, ekonomi semakin meningkat,” ujarnya.
Namun demikian, Rudy mengakui bahwa kesuksesan proyek infrastruktur skala besar ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, swasta, maupun masyarakat dapat berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan flyover Bomang.
“Tentunya kami butuh dukungan dari semua pihak,” pungkas Rudy.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































