TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banyak orang merasa rumahnya semakin sempit dan tidak nyaman. Anehnya, masalah ini bukan selalu soal ukuran bangunan, tetapi jumlah barang yang menumpuk di dalamnya. Ruangan yang terasa sesak sering membuat aktivitas harian terganggu, kesulitan mencari barang, bahkan memicu stres tanpa disadari.
“Menata rumah bukan hanya soal estetika, tetapi juga fungsi,” ujar pakar interior. Dengan strategi penataan yang tepat, rumah bisa terasa lebih lega, rapi, dan mudah digunakan. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan secara bertahap agar rumah lebih nyaman.
1. Kurangi Barang yang Tidak Perlu
Langkah pertama adalah memilah dan mengurangi barang yang jarang atau tidak pernah digunakan. Mulai dari area kecil, seperti laci, lemari, atau sudut ruangan. Pisahkan barang menjadi kategori: dibuang, disumbangkan, didaur ulang, atau dipindahkan ke tempat lain. Barang rusak atau tidak relevan sebaiknya segera disingkirkan. Kebiasaan ini juga mengajarkan untuk lebih selektif menyimpan barang ke depannya.
2. Tentukan Tempat Khusus untuk Setiap Barang
Setelah jumlah barang berkurang, setiap benda perlu memiliki “rumah” sendiri. Lemari, rak, atau kotak penyimpanan bisa digunakan untuk menampung barang agar mudah ditemukan dan dikembalikan setelah digunakan. Tanpa tempat khusus, barang mudah berserakan dan membuat ruangan terlihat berantakan.
3. Simpan Barang Sesuai Area Penggunaannya
Menempatkan barang di dekat area penggunaannya membuat aktivitas sehari-hari lebih efisien. Cara ini juga membantu mencegah barang berpindah tempat secara acak. Misalnya, perlengkapan dapur disimpan di dapur, perlengkapan kerja di meja kerja. Dengan lokasi yang jelas, ruangan tetap rapi dan mudah diakses.
4. Manfaatkan Wadah Transparan dan Label
Kotak atau keranjang penyimpanan yang transparan memudahkan melihat isi tanpa membuka satu per satu. Jika menggunakan wadah tertutup, tambahkan label untuk mengenali isinya. Label ini juga membantu anggota keluarga lain mengembalikan barang ke tempat semula sehingga rumah tetap rapi.
5. Maksimalkan Ruang Vertikal: Dinding dan Pintu
Selain lantai dan meja, dinding dan pintu sering terabaikan. Padahal, area ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan barang ringan. Rak tempel, gantungan, atau organizer di balik pintu membantu merapikan barang tanpa membuat ruangan terasa penuh. Ruangan pun tampak lega dan nyaman.
6. Buat Daftar Lokasi Barang Penting
Bila rumah memiliki banyak tempat penyimpanan, kadang kita lupa di mana barang disimpan. Membuat daftar lokasi barang penting, seperti dokumen, barang berharga, atau perlengkapan khusus, membantu menghemat waktu saat mencarinya. Catatan bisa disimpan di ponsel atau buku catatan agar mudah diakses.
7. Biasakan Merapikan Setiap Hari
Kebiasaan sehari-hari sangat menentukan kerapian rumah. Mengembalikan barang ke tempatnya, merapikan tempat tidur, atau membersihkan dapur setelah memasak akan membuat rumah tetap rapi tanpa perlu “beberes besar” yang melelahkan.
Kesimpulan
Ruangan terasa sesak bukan berarti rumah terlalu kecil, tetapi karena cara penyimpanan dan kebiasaan sehari-hari yang kurang tepat. Dengan mengurangi barang, menentukan tempat penyimpanan, memanfaatkan ruang vertikal, dan membangun kebiasaan rapi, rumah bisa terasa lebih lega, nyaman, dan fungsional.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































