TIMETODAY.ID, JAKARTA – Sri Mulyani (29), warga Dusun Sekalong RT 003/RW 002, Kelurahan Karang Asem Selatan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, meninggal tertabrak kereta commuter line bandara di perlintasan rel Jalan Tanjung Selor, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (25/1/2026) siang.
Korban diketahui sedang mencari rumah kontrakan untuk tempat tinggalnya di Jakarta saat kecelakaan terjadi.
Rohayati, seorang warga di lokasi kejadian, menuturkan korban sempat terlihat berkeliling di kawasan tersebut sebelum kecelakaan terjadi.
“Korban sempat terlihat mondar-mandir di sini, katanya mau cari kontrakan. Pas mau menyebrang rel, keretanya sudah dekat,” katanya dikutip dari beritasatu.com.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Sri Mulyani ditemukan tewas di bantaran rel dengan sejumlah luka parah di beberapa bagian tubuh akibat tertabrak kereta. Saat kejadian, kereta commuter line bandara tersebut melaju dari arah Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Duri.
Warga menduga korban mengalami kondisi kesehatan yang buruk sehingga tidak mampu berjalan cepat saat melintasi rel. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat-obatan di dalam tas milik korban.
Jenazah Sri Mulyani telah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ini. Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur perlintasan kereta api.





































