
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pasar Petani Garuda di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa barat ditargetkan sudah dapat dikunjungi masyarakat pada pekan depan, bertepatan dengan momentum Car Free Day (CFD). Pemerintah Kabupaten Bogor optimis seluruh lapak pedagang sudah siap beroperasi.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan kesiapan pasar yang dirancang khusus sebagai wadah petani lokal memasarkan hasil pertanian.
“Mulai minggu depan harusnya para petani sudah bisa ready, minimal di minggu depan pada CFD sudah bisa dikunjungi masyarakat,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Pemilihan waktu pembukaan saat CFD dinilai strategis. Momen ini kerap menjadi ajang berkumpulnya warga Cibinong yang memanfaatkan hari libur untuk berolahraga dan berekreasi bersama keluarga. Kehadiran Pasar Petani Garuda diharapkan menambah daya tarik sekaligus memberikan alternatif belanja produk pertanian segar langsung dari petani.
Sejak pekan ini, aktivitas di area pasar seluas ribuan meter persegi tersebut mulai ramai. Sejumlah petani dari berbagai sentra produksi pertanian di Kabupaten Bogor sibuk memasukkan komoditas andalannya. Tanaman buah-buahan dan tanaman hias mendominasi deretan lapak yang perlahan terisi.
“Minggu sekarang sudah mulai masuk barang-barang dari petani, tanaman-tanaman buah-buahan maupun tanaman hias,” ungkap Eko.
Hingga kini, tercatat sekitar 39 petani buah-buahan telah resmi bergabung mengisi lapak-lapak yang tersedia. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring masuknya petani tanaman hias yang dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
“Untuk sekarang tanaman baru buah-buahan sekitar 39 petani, sisanya nanti tanaman hias,” jelasnya.
Terkait fasilitas penunjang, Eko memastikan area parkir telah disiapkan di dalam kawasan pasar. Namun, mengantisipasi lonjakan pengunjung saat CFD, pihaknya akan melakukan penyesuaian bila kapasitas tidak mencukupi.
“Parkir sementara di dalam. Kalau tidak cukup, nanti disesuaikan dengan kondisi parkir yang ada,” katanya.
Eko memastikan tidak akan memungut biaya masuk ke Pasar Petani Garuda. Kebijakan ini diambil untuk memudahkan akses masyarakat luas menikmati produk pertanian lokal berkualitas dengan harga kompetitif.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































