Trump Buka Peluang Dewan Perdamaian Gaza Jadi Alternatif PBB

Trump
Presiden AS Donald Trump. Foto: Reuters

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuka wacana baru soal kemungkinan Dewan Perdamaian Gaza menjadi alternatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di masa depan. Dalam langkah ini, Trump mengundang sejumlah pemimpin dunia untuk bergabung dalam inisiatif yang bertujuan memulihkan Jalur Gaza pasca perang dua tahun antara Israel dan Hamas.

“Mungkin saja,” kata Trump di Gedung Putih, ketika ditanya wartawan apakah Dewan Perdamaian Gaza bisa menggantikan PBB, dikutip Rabu (21/1/2026).

Trump menilai, PBB selama ini tidak sepenuhnya menjalankan mandatnya. Namun, ia tetap mengakui pentingnya PBB sebagai lembaga yang memiliki potensi besar, dengan dukungan hampir seluruh negara di dunia. Bedanya, Dewan Perdamaian Gaza tidak berada di bawah PBB, melainkan dipimpin langsung oleh Trump.

Advertisement
Baca Juga :  AS Perpanjang Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak, Iran Tegaskan Tak Pernah Meminta

Pekan lalu, Trump mengumumkan susunan Dewan Perdamaian Gaza, yang terdiri dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Selain itu, Trump mengundang berbagai pemimpin dunia, termasuk negara yang selama ini menjadi saingan AS, seperti Rusia, Belarusia, dan China, untuk bergabung. Namun, Sekjen PBB Antonio Guterres tidak termasuk dalam daftar undangan.

Mengutip stasiun televisi CBS, hingga Selasa (20/1/2026), Trump telah melayangkan undangan ke lebih dari 10 negara, namun hanya lima negara yang secara terbuka menerima: Uni Emirat Arab (UEA), Belarusia, Maroko, Hongaria, dan Kanada.

Baca Juga :  Balita 3 Tahun Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Total Korban Capai 5 Orang

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan pemerintahannya belum mengetahui seluruh rincian terkait Dewan Perdamaian Gaza dan berharap mendapat penjelasan resmi dari AS.

Menurut sumber pejabat AS, Trump berencana menggelar seremoni penandatanganan Dewan Perdamaian Gaza di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026). Inisiatif ini diyakini akan menjadi salah satu langkah diplomasi yang menarik perhatian dunia, sekaligus memperlihatkan cara Trump memposisikan AS dalam upaya perdamaian internasional.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel