Pelat Nomor Kendaraan Hilang Terbawa Banjir, Warga Kelapa Gading Diminta Tebusan

Pelat Nomor Kendaraan
Puluhan pelat nomor kendaraan yang hilang akibat banjir di Kelapa Gading diamankan Satpol PP setelah sempat diminta tebusan oleh oknum pengepul. Ilustrasi pelat nomor (Foto: detik.com)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Banjir yang melanda kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyisakan cerita tak terduga bagi sejumlah pemilik kendaraan. Selain harus menerobos genangan air, beberapa pengendara mengaku kehilangan pelat nomor kendaraan yang terseret arus banjir.

Pelat nomor yang copot tersebut kemudian ditemukan dan dikumpulkan oleh seorang tukang tambal ban yang membuka lapak di belakang Lotte Mart, Kelapa Gading. Namun, alih-alih dikembalikan secara cuma-cuma, pemilik kendaraan justru diminta membayar uang tebusan sebesar Rp50 ribu untuk mengambil kembali pelat nomornya.

Kepala Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading, Budi Salamun, mengatakan pihaknya telah mengamankan sekitar 50 pelat nomor kendaraan dari lokasi tersebut. Menurutnya, praktik meminta bayaran saat pengambilan pelat nomor tidak dibenarkan.

Advertisement
Baca Juga :  Api Lahap Lantai 1 Mal Kelapa Gading, Pemadam Tiba 10 Menit Usai Laporan

“Akibat banjir, banyak kendaraan yang pelat nomornya jatuh dan diambil pengepul, dan saat pengambilan diminta biaya,” ujar Budi Salamun, dikutip dari Antara.

Kisah ini pun viral di media sosial. Sejumlah unggahan warganet menyebutkan bahwa banyak pemilik mobil kehilangan pelat nomor saat banjir dan dimintai uang oleh orang yang menemukannya.

Meski demikian, Budi mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana tukang tambal ban tersebut bisa mengumpulkan puluhan pelat nomor. Saat ini, yang bersangkutan telah diberikan teguran dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Satpol PP juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan pelat nomor kendaraannya agar datang langsung ke Kantor Kecamatan Kelapa Gading. Pelat nomor yang diamankan bisa diambil tanpa dipungut biaya apa pun.

Baca Juga :  Satpol PP Bogor Bongkar Bangunan Liar, Situ Tonjong Kembali Bersih dan Tertata

Kasus ini juga sempat dilaporkan ke kepolisian oleh seorang pengendara mobil berinisial BS yang merasa diperas. Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, mengatakan pihaknya telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak.

“Hasil mediasi disepakati bahwa yang bersangkutan tidak lagi meminta uang sebagai imbalan untuk menebus pelat nomor kendaraan,” jelas Seto.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi jalanan banjir, sekaligus mengingatkan pentingnya empati dan kejujuran di tengah situasi darurat. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel