TIMETODAY.ID, JAKARTA — Selain air putih, teh menjadi salah satu minuman favorit banyak orang. Rasanya menenangkan, mudah disajikan, dan punya beragam manfaat kesehatan. Menariknya, beberapa jenis teh tanpa tambahan gula diketahui mampu membantu menurunkan kadar gula darah secara alami, berkat kandungan antioksidan dan senyawa aktif di dalamnya.
Melansir Very Well, berikut sejumlah jenis teh yang kerap dikaitkan dengan manfaat pengendalian gula darah.
1. Teh Hijau
Teh hijau dikenal kaya antioksidan, terutama katekin dan epigallocatechin gallate (EGCG). Kedua senyawa ini berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin serta membantu memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel untuk dijadikan energi.
Sejumlah penelitian menunjukkan, konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus menekan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Banyak studi menyarankan konsumsi sekitar empat cangkir per hari untuk mendapatkan manfaat optimal.
2. Teh Hitam
Tak kalah dari teh hijau, teh hitam juga mengandung katekin yang berfungsi mengatur lonjakan gula darah setelah makan.
Konsumsi teh hitam secara rutin disebut dapat membantu menurunkan risiko diabetes serta mencegah komplikasi yang berkaitan dengan penyakit tersebut.
3. Teh Hibiscus
Teh hibiscus atau teh asam dibuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa yang dikeringkan. Teh herbal ini bebas kafein dan dikenal baik untuk kesehatan jantung.
Bagi penderita diabetes, teh hibiscus berpotensi memberikan manfaat tambahan karena dapat membantu menurunkan tekanan darah, meredakan peradangan, serta meningkatkan sensitivitas insulin—faktor penting mengingat risiko penyakit jantung pada penderita diabetes cenderung lebih tinggi.
4. Teh Kayu Manis
Teh kayu manis dikenal sebagai minuman rempah yang hangat dan menenangkan. Kayu manis sendiri sudah lama dikaitkan dengan manfaat pengendalian gula darah, terutama dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menekan lonjakan gula darah setelah makan.
Beberapa penelitian menunjukkan, mengonsumsi teh kayu manis sebelum asupan manis dapat membantu menjaga kestabilan gula darah.
5. Teh Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin diketahui berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah dan lipid dalam darah.
Meski suplemen kunyit telah menunjukkan hasil positif, manfaat teh kunyit masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitasnya dalam bentuk minuman.
6. Teh Lemon Balm
Teh lemon balm berasal dari tanaman herbal keluarga mint dengan aroma segar menyerupai lemon. Studi menunjukkan ekstrak lemon balm dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan HbA1c pada penderita diabetes tipe 2.
Namun, bukti ilmiah khusus untuk teh lemon balm masih terbatas dan memerlukan riset lebih lanjut.
7. Teh Chamomile
Teh chamomile dikenal luas sebagai minuman penenang yang membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup sangat penting bagi penderita diabetes, karena gangguan tidur dapat memicu resistensi insulin.
Selain membantu relaksasi, chamomile juga memiliki efek anti-inflamasi yang berpotensi mendukung pengaturan kadar gula darah.
8. Teh Jahe
Teh jahe menawarkan sensasi hangat dengan rasa pedas khas. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan telah dikaitkan dengan penurunan kadar gula darah serta HbA1c pada penderita diabetes tipe 2.
Meski manfaat suplemen jahe sudah cukup banyak diteliti, efek teh jahe sebagai minuman masih membutuhkan kajian lebih mendalam.***
Editor : Syafira
Sumber : CNBCIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































