Tak Pernah Meyakinkan: Carragher Nilai Ruben Amorim Simbol Kegagalan Manchester United Pascasir Alex Ferguson

carragher
Jamie Carragher menyebut Ruben Amorim sebagai manajer terburuk Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson. Foto: Getty Images.

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United memantik beragam reaksi. Salah satu kritik paling tajam datang dari mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, yang menilai Amorim sebagai manajer terburuk MU sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.

Manchester United resmi memecat Amorim pada Senin (6/1/2026) pagi waktu setempat. Laga imbang 1-1 melawan Leeds United menjadi pertandingan terakhir pelatih asal Portugal tersebut bersama Setan Merah.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri era Amorim yang berlangsung selama 14 bulan di Old Trafford. Sepanjang periode tersebut, catatan statistik menunjukkan performa MU yang jauh dari kata memuaskan.

Advertisement

Di Premier League, Amorim hanya mencatatkan persentase kemenangan 32 persen, terendah di antara seluruh manajer MU setelah Sir Alex Ferguson. Secara keseluruhan, Manchester United cuma meraih 25 kemenangan dari 63 pertandingan di semua kompetisi selama ditangani Amorim.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Bogor Bongkar Dugaan Korupsi RSUD Parung, Rp1,1 Miliar Disita

Catatan itulah yang membuat Carragher tak ragu melabeli Amorim sebagai yang terburuk di era pasca-Sir Alex.
“Amorim mungkin paling bawah di daftar itu (manajer setelah Sir Alex Ferguson),” ujar Carragher di Sky Sports.

Menurut Carragher, standar Manchester United seharusnya jauh lebih tinggi.
“Nggak mungkin lebih jelek lagi buat Manchester United. Kita sering kritis ke manajer lain karena mereka belum juara liga atau gagal ke Liga Champions, tapi ini tim yang musim lalu finis ke-15,” katanya.

Baca Juga :  Manchester United Takluk di Villa Park, Amorim Nilai Setan Merah Kurang Beruntung

Ia menilai posisi tersebut tak bisa diterima untuk klub sebesar MU.
“Itu tidak boleh terjadi di klub sekaliber Manchester United, dengan uang yang mereka keluarkan setiap musim dan pemain-pemain yang mereka rekrut,” lanjut Carragher.

Carragher bahkan membandingkan era Amorim dengan manajer sebelumnya.
“Kita dulu kritis ke Ten Hag, tapi yang terburuk untuknya adalah finis kedelapan. Itu menunjukkan betapa buruknya musim lalu,” ucapnya.

Meski MU kini berada di posisi keenam klasemen, Carragher tetap belum terkesan.
“Saya tahu sekarang mereka ada di posisi keenam, tapi mereka tidak pernah meyakinkan saya kapan pun musim ini,” pungkasnya.

(MG7)

 

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel