Prabowo Angkat Contoh PDIP, Persatuan Bisa Terwujud Meski di Luar Pemerintah

prabowo
presiden prabowo subianto. Foto: Dok. YouTube Sekretariat Presiden

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan nasional tidak harus diwujudkan dengan bergabung ke dalam pemerintahan. Menurutnya, kerja sama tetap dapat terjalin meski berada di luar struktur kekuasaan, seperti yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026). Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang lebih makmur jika seluruh elite bangsa mampu bersatu dan bekerja sama.

“Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama,” kata Prabowo.

Advertisement
Baca Juga :  Jaringan Jurnalis Bogor Bakal Gelar Pelantikan Pengurus Baru, Catat Tanggalnya!

Prabowo kemudian menyinggung sikap PDIP yang memilih berada di luar pemerintahan, namun tetap membuka ruang kolaborasi. Ia bahkan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berasal dari PDIP.

“Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDIP boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul?” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dipengaruhi oleh dinamika politik di daerah. Ia membantah anggapan bahwa kekalahannya dalam pemilihan presiden di sejumlah wilayah menjadi alasan tidak disalurkannya program tersebut.

Baca Juga :  Bahas Situasi Global, Prabowo Undang Menteri hingga Pimpinan BUMN

“Saudara-saudara, apakah MBG nggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada itu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung Aceh sebagai contoh wilayah lain yang tetap mendapatkan program MBG meski dirinya tidak unggul secara politik.

“Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia,” lanjut Prabowo.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel