Mensos Tinjau Dampak Banjir Banjar, Lebih dari 4.000 Warga Terdampak

banjir
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau pengungsi korban banjir di Puskesmas Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). Foto: Istimewa

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Derasnya banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memaksa ratusan warga bertahan di pengungsian. Di tengah situasi tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul turun langsung meninjau kondisi para penyintas yang mengungsi di Puskesmas Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (4/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Tercatat sebanyak 218 jiwa dari 79 kepala keluarga masih bertahan di lokasi pengungsian akibat banjir yang belum sepenuhnya surut.

Penanganan kondisi darurat banjir, kata Gus Ipul, dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Banjar, serta dukungan TNI dan Polri di lapangan.

Advertisement

“Kita lihat saudara-saudara kita yang masih ada di pengungsian dan apa yang ada di sini, baik itu dapur umum, tempat pengungsian. Ini adalah kerjasama antara Kementerian Sosial dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Banjar, tentu dibantu juga oleh TNI dan Polri,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Tornado Langka Mengguncang Utara Paris: Satu Tewas, Puluhan Luka-luka

Ia menjelaskan, selama masa kedaruratan, Kemensos fokus menyalurkan berbagai bentuk bantuan bagi warga terdampak, mulai dari logistik hingga layanan pendukung lainnya. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pengungsi di lapangan.

“Setiap di masa-masa kedaruratan gini, memang kita sediakan dukungan logistik, baik itu makanan siap saji, pakaian, kemudian tenda, atau juga kasur, atau hal lain yang memang dibutuhkan oleh para pengungsi. Sambil kita sediakan dapur umum dan layanan psikososial,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Nilai Car Free Day Tegar Beriman Kian Nyaman

Selain memastikan bantuan tersalurkan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna memetakan kebutuhan lanjutan. Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Banjar, lebih dari 1.000 keluarga atau sekitar 4.000 jiwa terdampak banjir. Angka tersebut masih dalam proses verifikasi untuk menentukan tingkat kerusakan serta skema bantuan lanjutan.

“Kami ke sini sekaligus untuk koordinasi dengan pemerintah daerah, melihat apa yang kurang dan apa yang perlu diperkuat. Prinsipnya di sini semangat gotong royong kita kuatkan, kolaborasinya kita perkuat,” kata Gus Ipul.

Pemerintah memastikan upaya penanganan banjir akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel