Kecelakaan Kereta Gantung Macugnaga, 100 Penumpang Sempat Terjebak

kereta gantung
ilustrasi kereta gantung. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sebuah kecelakaan kereta gantung terjadi di wilayah barat laut Italia dan menyebabkan empat orang mengalami luka-luka. Insiden tersebut juga membuat sekitar 100 penumpang sempat terjebak di puncak gunung sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Mengutip laporan AFP, Selasa (30/12/2025), kecelakaan terjadi pada kereta gantung Macugnaga yang melayani rute menuju Moro Pass, kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.800 meter di dekat perbatasan Swiss.

Juru bicara layanan penyelamatan Alpen memastikan tidak ada korban yang mengalami luka serius. Namun, insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di tengah tingginya aktivitas wisata musim dingin.

Advertisement

“Tampaknya kabin tiba di stasiun atas dengan kecepatan berlebihan, yang menyebabkan kecelakaan,” kata pihak layanan penyelamatan dalam pernyataan resminya.

Dalam keterangan terpisah, dinas pemadam kebakaran menyebut kecelakaan melibatkan dua kabin kereta gantung yang masing-masing menabrak struktur stasiun atas dan stasiun bawah.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Lantik 410 ASN, Guru Diminta Jadi Teladan

Dari total 15 penumpang di kabin atas, tiga orang dilaporkan mengalami luka. Selain itu, seorang operator yang berada di stasiun bawah juga turut menjadi korban luka.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 100 orang sempat terjebak di area puncak gunung. Proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter, dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi sekitar tiga jam setelah kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Administrator perusahaan pengelola kereta gantung, Filippo Besozzi, mengatakan kepada kantor berita ANSA bahwa korban dengan luka paling serius adalah seorang pria berusia 59 tahun yang mengalami cedera pada bagian lengan.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Genjot Koperasi Merah Putih sebagai Program Asta Cita

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh gangguan teknis yang membuat kereta gantung gagal melambat saat memasuki stasiun dan akhirnya menabrak pembatas.

Meski demikian, Besozzi menegaskan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada fasilitas kereta gantung yang baru direnovasi pada 2023. Saat ini, seluruh sistem masih menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Insiden ini terjadi di tengah puncak musim ski, ketika warga Italia dan wisatawan asing memadati kawasan pegunungan untuk menikmati libur Natal dan Tahun Baru.

Italia sendiri pernah mengalami tragedi serupa. Pada Mei 2021, kecelakaan kereta gantung di Gunung Mottarone yang menghadap Danau Maggiore menewaskan 14 orang setelah kabel penyangga putus. Saat itu, hanya seorang anak laki-laki asal Israel berusia lima tahun yang selamat.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel