TIMETODAY.ID, BOGOR – Cigwa Festival 2025 kembali digelar di Kabupaten Bogor. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, festival ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan bagi anak-anak, melainkan ruang belajar yang menggabungkan kreativitas, edukasi, dan pembentukan karakter sejak usia dini.
Ratusan peserta dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini. Mereka mengikuti beragam lomba yang dirancang untuk mengasah kemampuan motorik, ekspresi seni, hingga kepercayaan diri anak.
Ketua Panitia Pelaksana Cigwa Festival 2025, Rahmat Taufik, mengatakan festival ini lahir dari kegelisahan akan terbatasnya ruang aman dan edukatif bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri. Melalui Cigwa Festival, anak-anak didorong untuk berani mencoba, berproses, dan menemukan potensi mereka.
“Intinya, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkreasi. Bukan sekadar menang atau kalah, tetapi berani tampil dan menyalurkan kemampuan mereka,” kata Rahmat.
Rahmat menjelaskan, konsep festival ini berangkat dari karakter Cigwa yang selama ini dikenal sebagai ruang dengan produk dan fasilitas berbasis edukasi. Dari sana, gagasan untuk memperluas kegiatan kreatif anak terus dikembangkan.
“Di sini kan dikenal punya produk-produk edukasi. Dari edukasi itulah muncul ide untuk memperbanyak kreativitas anak-anak,” ujarnya.
Beragam perlombaan diselenggarakan, mulai dari lomba mewarnai, menari, renang, membaca puisi, hingga fashion show. Setiap lomba dirancang untuk merangsang keberanian, imajinasi, serta daya cipta peserta.
“Supaya anak-anak punya daya kreatif yang tinggi. Ada lomba mewarnai, lomba renang, lomba tari, sampai fashion show,” tutur Rahmat.
Tidak hanya berfokus pada kompetisi, Cigwa Festival juga menghadirkan fasilitas edukasi lingkungan. Anak-anak dikenalkan pada cara memilah tanaman organik serta diajak berinteraksi dengan alam melalui kolam renang alami yang tersedia di area kegiatan.
“Kami juga punya edukasi bagaimana cara memilah tanaman organik. Jadi anak-anak belajar langsung, tidak hanya lewat teori,” kata Rahmat.
Menurutnya, rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh bagi anak-anak, menggabungkan permainan, seni, olahraga, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Rahmat berharap Cigwa Festival dapat memberi dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam membangun mental tangguh dan karakter positif.
“Mudah-mudahan anak-anak yang berkreasi di sini punya daya juang yang tinggi. Kami berharap kegiatan ini bisa memberi nilai-nilai positif bagi mereka,” ujarnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































