Kenanga Tak Hanya untuk Kuburan, Ini Manfaat dan Potensi Ekonominya

kenanga
ilustrasi bunga kenanga. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menjelang bulan Ramadan, pohon-pohon kenanga di sejumlah wilayah Gresik, Jawa Timur, kembali menjadi sumber harapan bagi para petani. Bunga beraroma khas ini mulai banyak diburu masyarakat untuk kebutuhan ziarah kubur, sekaligus menjadi sumber pemasukan tambahan bagi keluarga petani.

Kenanga bukan sekadar bunga tabur yang lekat dengan tradisi. Peneliti IPB University, Prof Ani Kurniawati, menjelaskan bahwa tanaman ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dan memiliki manfaat kesehatan yang cukup beragam.

“Bunga kenanga memiliki manfaat kesehatan, antara lain sebagai antijamur, antibakteri, dan membantu meredakan stres,” ujar Prof Ani dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman resmi IPB University, Selasa (16/12/2025).

Advertisement

Selain dimanfaatkan dalam tradisi ziarah, kenanga juga semakin diminati oleh industri perawatan kulit dan kecantikan. Kandungan alaminya dinilai bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit kepala, sehingga kebutuhan bahan baku kenanga dari sektor kosmetik terus meningkat.

Baca Juga :  Lantai Kayu Tergores? Begini Cara Sederhana Mengembalikan Kilau Alaminya

Namun demikian, peluang pasar yang besar tersebut masih dihadapkan pada sejumlah tantangan di tingkat budidaya. Prof Ani mengungkapkan bahwa penerapan standar operasional prosedur (SOP) belum dilakukan secara optimal oleh seluruh petani.

Tantangan lain muncul pada proses panen, khususnya untuk jenis kenanga pohon yang mengharuskan petani memanjat untuk memetik bunga. Untuk mengatasi kendala tersebut, kini telah dikembangkan varietas kenanga perdu yang lebih mudah dipanen.

“Budidaya kenanga perdu kini tersebar di berbagai wilayah, seperti Blitar, Pasuruan, dan Gresik di Jawa Timur, serta Cirebon di Jawa Barat. Jenis ini dinilai lebih praktis dan efisien untuk dikembangkan secara berkelanjutan,” katanya.

Upaya pengembangan kenanga juga dilakukan untuk menjaga kualitas bunga dan minyak atsiri yang dihasilkan. Pulau Jawa sendiri pernah dikenal sebagai salah satu produsen minyak kenanga dunia, dengan Pasuruan sebagai salah satu sentra utama.

Baca Juga :  Resep Tengkleng Sapi Khas Solo, Kuah Gurih dan Daging Empuk

Dalam praktik budidaya, Prof Ani menjelaskan terdapat perbedaan karakter antara kenanga pohon dan kenanga perdu. Kenanga pohon menghasilkan bunga berhelai besar yang umumnya dimanfaatkan sebagai bunga tabur dan bahan penyulingan minyak.

“Sementara itu, produksi kenanga perdu sangat dipengaruhi jumlah cabang produktif, sehingga pemangkasan pucuk menjadi faktor penting untuk meningkatkan hasil panen,” jelasnya.

Seiring meningkatnya aktivitas ziarah menjelang Ramadan, para petani kenanga di Gresik berharap permintaan bunga terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga. Selain memiliki nilai budaya dan spiritual, kenanga kini juga dipandang sebagai komoditas pertanian dengan potensi ekonomi yang kian menjanjikan.***

Editor : Syafira

Sumber : CNBCIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel