Berlian Pink Langka Berbobot 108 Karat Muncul dari Tambang Lesotho

berlian
berlian pink Foto: WIO News

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sebuah berlian merah muda berukuran raksasa ditemukan dari kedalaman tambang Kao di Kerajaan Lesotho, Afrika Selatan. Batu mentah tersebut dilaporkan memiliki berat 108,39 karat, menjadikannya salah satu berlian pink terbesar yang pernah terdokumentasi dari aktivitas penambangan mana pun di dunia.

Dengan ukuran sebesar itu, berlian tersebut dinilai cukup untuk dipotong menjadi beberapa batu permata bernilai tinggi yang berpotensi menghiasi perhiasan kelas atas seperti kalung atau cincin eksklusif.

Para ahli memperkirakan, kombinasi warna merah muda yang intens dan tingkat kemurnian internal yang langka membuat nilainya bisa menembus puluhan juta dolar AS.

Advertisement

Penemuan ini dilakukan oleh Storm Mountain Diamonds, perusahaan yang mengoperasikan tambang berlian Kao di wilayah utara Lesotho.

Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut memang memfokuskan aktivitasnya pada pencarian berlian berwarna langka di tambang terbuka dataran tinggi, sembari memastikan keberlanjutan operasional secara komersial.

Berdasarkan hasil klasifikasi ilmiah, berlian tersebut masuk dalam kategori Tipe IIa, yaitu kelompok berlian yang hampir sepenuhnya bebas dari pengotor kimia.

Menurut pedoman Gemological Institute of America (GIA), berlian Tipe IIa termasuk yang paling murni di antara seluruh berlian alami yang pernah ditemukan.

Dari sisi warna, berlian ini masuk kategori fancy intense, yang menunjukkan tingkat kejenuhan warna merah muda yang cerah dan kuat.

Kombinasi kejernihan tinggi dan warna yang mencolok inilah yang selama ini membuat berlian pink menjadi incaran utama para kolektor di lelang-lelang internasional.

Baca Juga :  Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki Lengkap dengan Arti dan Hikmahnya

Tambang Kao sendiri sebelumnya telah melahirkan sejumlah berlian merah muda terkenal seperti Pink Eternity, Pink Dawn, Pink Palesa, dan Rose of Kao.

Temuan terbaru ini kini menempati posisi teratas dalam daftar tersebut, sekaligus memperkuat reputasi Kao sebagai sumber berlian berwarna langka berskala dunia.

Secara geologis, sebagian besar berlian terbentuk dari karbon yang terkubur lebih dari 145 kilometer di bawah permukaan bumi, di bawah tekanan dan panas ekstrem.

Namun, berlian merah muda tergolong unik karena warna khasnya tidak berasal dari unsur kimia asing, melainkan dari distorsi mikroskopis dalam struktur kristalnya.

Kajian ilmiah menunjukkan bahwa warna pada berlian pink muncul akibat deformasi plastis—perubahan permanen pada kisi kristal—yang menciptakan pita-pita warna sempit di dalam batu.

Pada beberapa berlian, pita ini bisa berselang-seling dengan zona hampir tak berwarna, sehingga menyulitkan proses pemotongan. Namun, berlian merah muda dari Lesotho ini dilaporkan memiliki distribusi warna yang relatif merata, memudahkan perancangan permata agar tampil seragam dari berbagai sudut.

Karena warna tersebut melekat pada struktur kristal, intensitasnya tidak akan memudar akibat pemakaian atau pembersihan. Stabilitas inilah yang membuat berlian merah muda alami bernilai tinggi, baik bagi industri perhiasan maupun bagi ilmuwan yang meneliti proses geologi jauh di dalam bumi.

Tambang Kao berada di dalam pipa kimberlit, formasi batuan vulkanik yang dikenal sebagai pembawa berlian. Potensi berlian di wilayah ini telah diidentifikasi sejak pertengahan 1950-an.

Meski sempat dieksploitasi oleh penambang tradisional dan koperasi desa dengan hasil terbatas, perubahan besar terjadi setelah konsesi tambang diambil alih operator baru yang membawa peralatan modern dan modal segar.

Baca Juga :  Presiden Afrika Selatan Ramaphosa Sambangi Indonesia, Bahas G20 hingga Investasi

Berada di ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut, tambang Kao menjadi salah satu operasi penambangan berlian tertinggi di dunia. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari suhu dingin, udara tipis, hingga medan terjal yang mempersulit pengangkutan material.

Di tingkat nasional, industri berlian kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Lesotho. Meski produksi tahunan relatif kecil, berlian dari negara ini dikenal memiliki nilai rata-rata per karat yang sangat tinggi. Satu batu besar berkualitas premium bahkan dapat memberi dampak signifikan terhadap pendapatan ekspor dan kas negara.

Tak heran, penemuan berlian merah muda raksasa ini disambut antusias oleh pemerintah. Menteri Sumber Daya Alam Lesotho menyebutnya sebagai salah satu temuan berlian paling penting dalam sejarah negara tersebut.

Di balik nilainya yang fantastis, isu etika penambangan juga turut menjadi perhatian global. Storm Mountain Diamonds tercatat sebagai anggota Responsible Jewellery Council (RJC), lembaga industri yang menetapkan standar etika dan keberlanjutan dalam perdagangan perhiasan.

Saat berlian merah muda raksasa ini kelak dipotong, dipoles, dan berpindah tangan ke kolektor pribadi, nilainya tak hanya terletak pada keindahan fisik semata.

Batu tersebut membawa kisah panjang tentang proses geologi purba, kepentingan ekonomi nasional, serta tuntutan etika modern—semuanya bermula dari satu bongkah kristal yang diangkat dari pegunungan Lesotho.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel