TIMETODAY.ID, JAKARTA — Setiap penghuni rumah pasti pernah menghadapi pemandangan rumah yang berantakan. Namun, definisi “berantakan” ini bisa berbeda bagi setiap orang. Ada yang merasa kamar sudah kacau hanya karena kasur tidak dirapikan.
Ada pula yang menganggap rumah mulai berantakan begitu mainan anak-anak memenuhi lantai, atau ketika piring bersih belum kembali ke raknya.
Apa pun bentuknya, tampilan rumah yang tidak rapi pasti membuat penghuni merasa kurang nyaman. Keinginan untuk merapikan biasanya muncul, entah dilakukan saat itu juga atau menunggu datangnya mood.
Agar tidak terus-terusan lelah dan kesal menghadapi kondisi rumah yang sumpek, penting untuk mengenali kebiasaan kecil yang sering menjadi biang kerok kekacauan.
Dilansir dari Apartment Therapy, berikut beberapa kebiasaan umum yang diam-diam membuat rumah tampak seperti “kapal pecah”.
- Terlalu Banyak Menyimpan Barang
Sebagian orang gemar membeli barang meski tidak benar-benar dibutuhkan. Akibatnya, rumah dipenuhi tumpukan barang yang menyesaki sudut-sudut ruangan.
Menurut Lindsey Mahanna, pengelola rumah profesional dari New Jersey, kebiasaan ini bisa dikurangi dengan bertanya pada diri sendiri sebelum membeli: Apakah barang ini benar-benar diperlukan?
- Tidak Menyiapkan Tempat Penyimpanan
Barang baru yang masuk ke rumah idealnya punya tempat khusus. Kalau tidak ada tempat penyimpanan yang memadai, tumpukan barang akan mudah berserakan. Prinsipnya: satu barang masuk, ada barang lain yang dikeluarkan atau disingkirkan.
- Tidak Menggunakan Keranjang Cucian
Ketiadaan keranjang cucian membuat pakaian kotor mudah tercecer di kamar. Dengan keranjang khusus, baju kotor bisa langsung ditampung di satu tempat dan kamar terlihat lebih rapi.
- Terlalu Banyak Mainan Anak
Rumah dengan anak kecil biasanya cepat penuh oleh mainan. Jika tidak disiapkan tempat penyimpanannya, rumah bisa seketika berubah menjadi “arena bermain”.
Organisator profesional, Ashley Stewart, mengatakan bahwa semua orang—termasuk anak-anak—bisa meluangkan waktu untuk mengambil mainan dan menyimpannya kembali.
- Menunda Mencuci Piring
Wastafel yang penuh dengan piring kotor langsung membuat dapur terkesan sumpek dan kotor, bahkan bisa menimbulkan bau tak sedap. Cara paling efektif mencegahnya adalah langsung mencuci piring setelah digunakan.
- Jarang Merapikan Tempat Tidur
Tempat tidur adalah bagian kamar yang paling mudah terlihat berantakan. Selain membuat ruangan tampak tidak rapi, kasur yang tidak dibereskan bisa memicu munculnya kelembapan, jamur, dan kutu kasur.
Merapikan tempat tidur setiap pagi bisa memberikan perubahan besar pada kenyamanan kamar.
- Tumpukan Kertas di Mana-Mana
Kertas-kertas seperti struk belanja, kupon, majalah, hingga surat mudah menumpuk jika tidak segera disortir.
Siapkan tempat sampah kecil di dekat pintu masuk untuk membuang kertas yang tidak diperlukan, lalu sisihkan beberapa menit untuk menyortir dan menyimpan yang penting. Buku-buku lama yang tak lagi dipakai juga sebaiknya disumbangkan agar rak tetap lapang.
Dengan mengenali kebiasaan-kebiasaan kecil ini, rumah bisa terlihat jauh lebih rapi tanpa perlu tenaga ekstra.
Sedikit perubahan rutinitas sehari-hari mampu memberi dampak besar bagi kenyamanan hunian.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































