TIMETODAY.ID, JAKARTA — Meta kembali melakukan perombakan besar pada Facebook. Langkah ini disebut sebagai upaya membuat pengalaman pengguna terasa lebih bersih, sederhana, dan berfokus pada visual—bahkan semakin mendekati gaya Instagram.
Salah satu perubahan paling menonjol terlihat pada tampilan foto di Feed. Ketika pengguna mengunggah beberapa gambar sekaligus, Facebook kini menyusunnya dalam format grid, bukan lagi carousel panjang seperti sebelumnya. Interaksi juga dibuat lebih intuitif; pengguna kini dapat memberi like hanya dengan double tap, persis seperti di Instagram.
Di sisi lain, Meta merombak antarmuka pembuatan Stories dan postingan Feed. Tools yang paling sering digunakan seperti menambahkan musik atau menandai teman dipindah ke posisi yang lebih mudah dijangkau supaya proses membuat konten terasa lebih cepat dan mulus.
Perubahan ini menegaskan ambisi Meta untuk membawa Facebook ke arah platform berbagi visual yang lebih menarik, bukan hanya ruang berbagi teks.
Ruang pencarian pun ikut disegarkan. Hasil pencarian kini muncul dalam tampilan grid yang lebih imersif dan mendukung beragam jenis konten.
Meta juga sedang menguji tampilan fullscreen untuk foto dan video agar pengguna bisa kembali ke hasil pencarian tanpa kehilangan posisi sebelumnya semacam perpaduan antara halaman eksplor dan viewer ala Instagram.
Tak hanya soal tampilan, Meta mulai membuka lebih banyak kendali kepada pengguna terkait alasan sebuah konten dianggap tidak relevan. Setelah memberikan opsi serupa di Instagram dan Threads, kini fitur penyetelan algoritma dikembangkan untuk Facebook.
Meta berjanji akan terus menambah cara bagi pengguna untuk membentuk Feed mereka sendiri.
Penyederhanaan lain juga dilakukan: menu dibuat lebih ringkas, tampilan komentar dibersihkan, dan sejumlah pembaruan minor disebar di berbagai sudut aplikasi.
Dalam blog resminya, Meta menyebut langkah-langkah ini sebagai fondasi untuk menjadikan Facebook lebih mudah digunakan dan tidak terlalu penuh informasi—reposisi yang menarik bagi platform berusia lebih dari dua dekade.
Meta mengatakan bahwa perubahan yang lebih besar masih menunggu tahun depan. Transformasi Facebook belum selesai, dan wajah baru platform ini tampaknya akan semakin menyerupai aplikasi “saudara”-nya di bawah payung Meta.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































