Gara-gara Stiker, Ratusan Warga Bogor Langsung Tolak Bansos!

Bansos
Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Maruf. Foto: timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mulai menerapkan pemasangan identitas pada rumah dan tempat tinggal penerima bantuan sosial (bansos) untuk meningkatkan ketepatan sasaran program. Kebijakan yang berjalan dua pekan terakhir ini disebut memberi dampak langsung terhadap jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Maruf, menyampaikan bahwa langkah tersebut terbukti efektif setelah lebih dari 110 KPM memilih mengundurkan diri dari daftar penerima.

“Itu salah satu bentuk pencegahan. Kita kampanye, kita berikan identitas kepada penerima bansos,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Advertisement
Baca Juga :  2 Lokasi di Kabupaten Bogor Disiapkan Jadi Pusat Rehabilitasi PSK

Menurut Farid, pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari lapangan. Namun, temuan awal menunjukkan adanya perubahan signifikan setelah identitas dipasang.

“Salah satu dampaknya, ratusan KPM pada akhirnya mengundurkan diri, tidak mau menerima bansos lagi,” katanya.

Ia mengapresiasi warga yang dinilai sudah mandiri dan secara sukarela melepas hak penerimaan bantuan.

“Kami sangat berterima kasih atas kesadaran itu. Ada masyarakat yang sudah mampu kemudian mengundurkan diri dan memberikan kesempatan kepada yang lain,” ujarnya.

Farid menegaskan evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga mampu yang tetap menerima bantuan.

Baca Juga :  Geng Rusia Bersenjata Rampok WNA Ukraina di Bali, Polisi Buru Pelaku!

“Kalau masih ada kasus seperti itu, bisa saja kami mengajukan sepihak untuk tidak diberikan lagi. Tim kami masif melakukan evaluasi di lapangan,” katanya.

Program pemasangan identitas ini, lanjut Farid, masih berada pada tahap sampling dan akan diperluas pada tahun depan. Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat ketepatan sasaran bansos.

“Seharusnya yang mampu malu menerima bantuan. Kita membangun rasa malu di masyarakat,” tuntasnya

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel