Ledakan di Kantor Polisi Kashmir Tewaskan 9 Orang, 31 Lainnya Terluka

Kantor polisi
Ilustrasi bahan peledak bom waktu yang akan meledak. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Sebuah ledakan terjadi di kantor polisi wilayah Nowgam, Kashmir yang dikelola India, pada Jumat (14/11/2025) malam, menewaskan sembilan orang dan melukai 31 lainnya. Ledakan itu berasal dari bahan peledak sitaan yang sedang diperiksa aparat.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah ledakan mobil di New Delhi yang menewaskan 12 orang, sehingga kembali memicu kekhawatiran atas situasi keamanan di India.

Menurut laporan AFP yang dikutip dari detik.com, Sabtu (15/11/2025), bahan peledak tersebut sebelumnya ditemukan di Faridabad, Haryana, pada awal pekan ini, beberapa jam sebelum ledakan besar di Delhi. Bahan tersebut kemudian dikirim untuk dianalisis lebih lanjut oleh tim forensik.

Advertisement
Baca Juga :  Cerita Khairanisa Fateya Rahman, Siswi SMAN 1 Kota Bogor Wujudkan Mimpi Jadi Pembawa Baki

Direktur Jenderal Polisi wilayah itu, Nalin Prabhat, mengatakan bahwa proses penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat sifat bahan peledak yang tidak stabil.

“Namun, sayangnya selama proses ini (pada Jumat) sekitar pukul 23.20, terjadi ledakan yang tidak disengaja,” ujarnya.

Korban tewas dan luka-luka meliputi anggota kepolisian, tim forensik, dua fotografer, serta sejumlah staf pemerintah daerah. Ledakan juga merusak bangunan kantor polisi dan sejumlah bangunan di sekitarnya.

Baca Juga :  Rekomendasi 5 Negara Murah untuk Liburan, Cocok Saat Rupiah Lagi Sensitif

Ledakan ini menjadi salah satu insiden keamanan terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Pada April lalu, sebanyak 26 warga sipil, mayoritas beragama Hindu, tewas dalam serangan di kawasan wisata Pahalgam, Kashmir, yang memicu ketegangan baru antara India dan Pakistan.

Pemerintah India sebelumnya telah menyatakan akan mengadili “para pelaku, kaki tangan, dan sponsor mereka” terkait ledakan mobil mematikan di New Delhi, yang dikategorikan sebagai tindakan terorisme.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel