TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kolesterol sering kali dianggap momok bagi kesehatan. Padahal, tubuh kita sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk membentuk sel dan memproduksi hormon. Yang menjadi masalah bukan keberadaannya, tetapi ketika kadarnya melebihi batas normal, karena di situlah risiko penyakit jantung dan stroke mulai mengintai.
Bagi sebagian orang, kolesterol tinggi datang tanpa gejala. Karena itu, penting mengenali batas kolesterol normal dan melakukan pemeriksaan rutin agar kondisi tubuh tetap terkendali.
Kenali Angka Kolesterol Normal
Kolesterol terbagi menjadi tiga jenis utama HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat), dan trigliserida. Ketiganya memiliki fungsi berbeda, namun saling berkaitan dalam menjaga keseimbangan tubuh.
Berikut rentang nilai kolesterol yang ideal bagi orang dewasa:
- HDL (kolesterol baik): di atas 60 mg/dL. Jika di bawah 40 mg/dL, risiko penyakit jantung meningkat.
- LDL (kolesterol jahat): di bawah 100 mg/dL tergolong normal. Jika di atas 130 mg/dL, risiko penyumbatan pembuluh darah meningkat.
- Trigliserida: sebaiknya di bawah 150 mg/dL.
- Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL masih dalam batas aman, sementara di atas 240 mg/dL sudah tergolong tinggi.
Kadar kolesterol bisa dipengaruhi oleh pola makan, berat badan, aktivitas fisik, dan faktor keturunan. Makanan berlemak jenuh, kebiasaan merokok, serta kurang olahraga menjadi pemicu yang paling umum.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Kolesterol?
Pemeriksaan kolesterol sebaiknya tidak menunggu sampai usia lanjut.
Menurut panduan kesehatan, berikut waktu yang disarankan:
- Mulai usia 20 tahun bila memiliki faktor risiko seperti merokok, obesitas, diabetes, atau riwayat jantung keluarga.
- Mulai usia 35 tahun bila tidak memiliki faktor risiko.
- Jika hasil normal, pemeriksaan bisa diulang setiap lima tahun.
- Bila kadar kolesterol tinggi atau punya penyakit tertentu (seperti diabetes atau jantung), cek perlu dilakukan lebih sering sesuai anjuran dokter.
Agar hasil akurat, lakukan tes di pagi hari dan berpuasa 9–12 jam sebelumnya, kecuali bila dokter menyarankan sebaliknya.
Langkah Mudah Menjaga Kolesterol Tetap Normal
- Batasi makanan berlemak jenuh dan lemak trans
Kurangi konsumsi gorengan, margarin, atau makanan cepat saji. Sebaliknya, perbanyak asupan serat dari oatmeal, buah, dan sayuran. - Konsumsi ikan berlemak sehat
Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden kaya omega-3 yang membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung. - Ganti camilan dengan kacang-kacangan
Pilih kacang kedelai, mete, atau kacang tanah sebagai pengganti keripik atau snack tinggi garam. Kandungan lemak baiknya bisa membantu mencegah plak di pembuluh darah. - Aktif bergerak setiap hari
Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang minimal 30 menit per hari efektif menjaga kadar kolesterol dan memperkuat jantung. - Hentikan kebiasaan merokok dan alkohol
Dua kebiasaan ini bisa menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kolesterol Seimbang, Hidup Lebih Tenang
Menjaga kolesterol tetap normal bukan sekadar angka di hasil lab tapi cerminan gaya hidup sehat dan langkah nyata melindungi jantung.
Dengan pemeriksaan rutin dan kebiasaan makan yang lebih baik, risiko penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke bisa ditekan sejak dini.
Jika kamu ragu dengan hasil pemeriksaan atau ingin tahu cara menjaga kolesterol sesuai kondisi tubuhmu, jangan sungkan berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan sederhana hari ini bisa menjadi investasi besar untuk kesehatan di masa depan. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































