Suara Denging di Telinga Kanan, Waspadai 8 Penyebab Umumnya

telinga kanan
ilustrasi Kuping Berdenging Sebelah Kanan (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suara berdenging halus di telinga kanan kadang datang tanpa permisi. Ada yang menyebutnya pertanda akan bertemu seseorang, ada pula yang mengaitkannya dengan mitos tentang isyarat gaib.

Namun, di balik kepercayaan itu, kuping berdenging sebelah kanan sebenarnya bisa menjadi sinyal tubuh bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.

Bagi sebagian orang, denging itu hanya terdengar sesaat, lalu hilang. Tapi bagi yang lain, bunyi berdenging, mendesis, atau berdesing ini bisa bertahan lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Advertisement

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah tinnitus gejala gangguan pendengaran yang bisa dipicu oleh banyak faktor.

Ketika Denging Jadi Sinyal Bahaya

Tinnitus bisa menyerang siapa saja, dan penyebabnya tak selalu sama. Salah satunya adalah paparan suara keras. Konser musik, suara mesin, atau penggunaan earphone dengan volume tinggi dalam waktu lama bisa merusak sel rambut halus di telinga bagian dalam.

Kerusakan inilah yang kemudian memunculkan sensasi berdenging, terutama jika paparan hanya terjadi di satu sisi.

Penyebab lain tak kalah umum: infeksi telinga. Saat peradangan terjadi, cairan bisa menumpuk dan menekan gendang telinga, menimbulkan gangguan pendengaran disertai denging yang mengganggu. Jika hanya menyerang satu sisi, maka kuping kananlah yang berdenging.

Baca Juga :  Mengejutkan! Hampir 40% Kasus Kanker Bisa Dicegah, Ini Penyebab Utamanya

Kadang, penyebabnya tampak sepele — seperti penumpukan kotoran telinga yang mengeras. Namun, jika dibiarkan, kotoran ini bisa menekan gendang telinga dan memicu tinnitus.

Ada pula penyebab yang lebih serius, seperti kerusakan saraf pendengaran, tekanan darah tinggi, atau bahkan tumor jinak neuroma akustik.

Bahkan stres dan kecemasan pun bisa memperburuk denging di telinga. Saat tubuh tegang, otak lebih peka terhadap suara internal, membuat tinnitus terasa lebih jelas.

Tak jarang, penderita baru menyadari bunyi itu semakin sering muncul ketika mereka sedang cemas atau lelah.

Menemukan Cara untuk Meredakannya

Mengatasi kuping berdenging sebelah kanan tak bisa dilakukan dengan satu resep tunggal. Langkah pertama adalah mengetahui penyebabnya. Jika karena kebisingan, istirahatkan telinga dari suara keras. Bila karena infeksi, pengobatan medis menjadi pilihan utama.

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa membantu meredakan keluhan:

  • Hindari paparan suara keras. Gunakan pelindung telinga atau atur volume earphone pada tingkat aman.
  • Bersihkan telinga dengan cara yang benar. Hindari penggunaan cotton bud terlalu dalam; serahkan pada dokter THT jika kotoran telinga mengeras.
  • Kelola stres. Teknik relaksasi seperti meditasi dan pernapasan dalam dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi intensitas tinnitus.
  • Batasi kafein dan rokok. Zat stimulan seperti nikotin dan kafein dapat memperburuk tinnitus pada sebagian orang.
  • Konsultasi ke dokter. Terutama jika denging muncul setelah konsumsi obat tertentu, atau disertai pusing, penurunan pendengaran, dan keluar cairan dari telinga.
Baca Juga :  Richard Lee Dikecam Usai Promo Produk dengan Iming-Iming Donasi Banjir Sumatra

Bagi mereka yang mengalami tinnitus kronis, terapi suara seperti tinnitus retraining therapy (TRT) bisa menjadi pilihan.

Terapi ini menggabungkan konseling dan paparan suara netral untuk membantu otak beradaptasi dengan bunyi berdenging hingga tidak terasa mengganggu.

Mendengar Sinyal Tubuh Lebih Awal

Kuping berdenging sebelah kanan mungkin tampak remeh, tapi tubuh sering berkomunikasi lewat cara yang halus.

Bunyi kecil yang muncul tiba-tiba bisa jadi cara telinga memberi tahu bahwa ia butuh perhatian.

Karena itu, jangan hanya mencari makna di balik mitosnya. Cobalah dengarkan tubuh Anda sendiri mungkin ia sedang meminta waktu untuk beristirahat, atau sekadar mengingatkan agar lebih peduli pada kesehatan pendengaran.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel