Elf Rombongan Warga Cibinong Masuk Jurang di Lampung, Suami Istri Meninggal

rombongan warga Cibinong
Sejumlah warga setempat mengevakuasi korban kecelakaan minibus Elf yang terjun ke jurang di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu (5/10/2025). Foto: tangkapan layar video.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Musibah nahas menimpa rombongan warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Minibus Elf yang mereka tumpangi masuk jurang sedalam 50 meter di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Lampung. Dua orang meninggal dunia, sementara beberapa penumpang lainnya luka-luka.

Kecelakaan maut ini terjadi di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu (5/10/2025) kemarin. Mobil Elf yang membawa rombongan keluarga ini melaju dari arah Bengkulu menuju Bandar Lampung usai menghadiri acara keluarga.

Namun nahas, saat melintas di tanjakan leter S Sedayu yang terkenal curam dan berkelok, kendaraan tiba-tiba mengalami rem blong. Mobil kehilangan kendali dan terguling masuk jurang sedalam sekitar 50 meter.

Advertisement

Camat Cibinong, Acep Sajidin, membenarkan informasi tersebut saat dihubung. Ia menyebut para korban memang warga Cibinong yang tengah dalam perjalanan pulang dari Lampung.

“Ya betul itu warga Cibinong, ada acara ke Lampung pulangnya masuk jurang. Dua orang yang meninggal suami istri,” ujar Acep dikonfirmasi timetoday.id, Senin (6/10/2025).

Baca Juga :  Viral! Masjid Kapal Nabi Nuh di Pantai Sedari, Salat Sambil Nikmati Laut

Dua korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Aji dan Maryanah. Keduanya adalah pasangan suami istri yang turut dalam rombongan keluarga besar tersebut.

“Info terakhir mobil ambulans dari Lampung baru sampai Merak membawa dua jenazah korban, yaitu Bapak Aji dan Bu Maryanah,” tutur Acep.

Hingga berita ini diturunkan, dua jenazah korban masih dalam perjalanan menuju Bogor untuk dimakamkan di kampung halamannya di Nanggewer, Cibinong.

Selain dua korban tewas, kecelakaan ini juga menyebabkan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka. Kondisi mereka beragam, dari luka ringan hingga luka berat.

Acep menjelaskan, saat informasi awal diterima, para korban masih berada di Lampung.

“Iya tadi saya telfon kelurahan, infonya yang meninggal masih dalam perjalanan pulang, kalau yang korban dirawat di RS setempat,” katanya.

Baca Juga :  Dukungan BEM Se-Bogor Menguatkan Langkah Rena Da Frina di Pilkada Kota Bogor

Dua korban luka berat yang berhasil diidentifikasi adalah Asni dan Mail. Asni, merupakan istri dari almarhum Aji, mengalami patah kaki. Sementara Mail dikabarkan mengalami luka berat.

Keduanya telah dirujuk ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Adapun sebagian korban luka lainnya masih dirawat di rumah sakit di Lampung.

Acep menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat di Lampung. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan pemulangan jenazah berjalan lancar.

“Kita kan dapat infonya kayak gitu, nanti saya juga mau ke rumah korban di Nanggewer,” ujar Acep.

Tanjakan leter S di kawasan Pekon Sedayu, Semaka, memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Jalan Lintas Barat Lampung. Jalur ini kerap menjadi lintasan kendaraan dari Bengkulu menuju Bandar Lampung atau sebaliknya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel