TIMETODAY.ID, JAKARTA — Stretch mark di paha sering menjadi momok bagi sebagian orang, karena meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa memengaruhi rasa percaya diri. Garis-garis halus berwarna putih, merah, atau keunguan ini muncul akibat kulit yang meregang secara tiba-tiba.
Menurut ahli kulit, memahami penyebab dan langkah perawatan stretch mark adalah kunci untuk menjaga kesehatan sekaligus keindahan kulit.
Penyebab Stretch Mark
Beberapa faktor bisa meningkatkan risiko munculnya stretch mark di paha, antara lain:
- Perubahan berat badan mendadak
- Masa pubertas atau kehamilan, karena hormon dan peregangan kulit
- Faktor genetik
- Penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang, yang menurunkan elastisitas kulit
- Kondisi medis tertentu, seperti sindrom Cushing atau Marfan, yang memengaruhi produksi kolagen
Cara Mengurangi Tampilan Stretch Mark
Meskipun sulit dihilangkan sepenuhnya, stretch mark bisa dibuat lebih samar dengan perawatan yang tepat. Berikut beberapa metode yang disarankan:
- Pelembap khusus
Pilih krim atau losion dengan retinoid, asam hialuronat, atau centella asiatica. Retinoid merangsang pertumbuhan sel kulit baru, asam hialuronat menjaga kelembapan kulit, dan centella asiatica membantu perbaikan jaringan kulit. Oleskan rutin 1–2 kali sehari setelah mandi. - Minyak alami
Minyak zaitun, almond, dan cocoa butter membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Pijat perlahan agar nutrisi mudah terserap. Kandungan vitamin E juga mendukung perbaikan jaringan kulit. - Konsumsi makanan kaya nutrisi
Vitamin C, E, dan protein penting untuk regenerasi kulit. Vitamin C (jeruk, stroberi, kiwi, pepaya) membantu pembentukan kolagen. Vitamin E (kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat) melindungi dan memperbaiki jaringan kulit. Protein dari ikan, telur, susu, dan daging tanpa lemak mendukung pembentukan sel kulit baru. - Terapi laser
Dilakukan di klinik kecantikan atau dokter kulit, prosedur ini menembakkan sinar khusus untuk merangsang produksi kolagen dan elastin, membuat warna stretch mark lebih mirip kulit asli. Beberapa jenis laser, seperti pulsed dye laser untuk stretch mark merah atau laser CO2 untuk stretch mark putih, biasanya membutuhkan beberapa sesi. - Mikrodermabrasi
Prosedur pengelupasan kulit ringan ini mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi. Kulit akan terasa lebih halus, namun sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional.
Tips Penting
Hasil setiap metode berbeda-beda, tergantung kondisi kulit masing-masing. Perawatan konsisten dari luar (produk topikal) maupun dari dalam (nutrisi) adalah kunci. Jika hasilnya belum memuaskan, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan perawatan yang paling sesuai.
Dengan pemahaman yang tepat dan perawatan rutin, tampilan stretch mark di paha bisa diminimalkan, sehingga Anda tetap merasa nyaman dan percaya diri dengan kulit sendiri.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































