TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bayangkan sebuah asisten pribadi digital yang tidak hanya menunggu diperintah, tapi justru proaktif menawarkan informasi sesuai kebutuhanmu setiap hari. Itulah gambaran dari ChatGPT Pulse, fitur terbaru dari OpenAI yang kini mulai diuji coba.
Saat ini, Pulse baru bisa dinikmati oleh pengguna Pro lewat aplikasi seluler. Namun, kehadirannya sudah mencuri perhatian karena berbeda dari pengalaman ChatGPT sebelumnya: ia menyajikan pembaruan harian dalam bentuk kartu visual yang ringkas, mudah dipindai, dan bisa diperluas untuk detail lebih lanjut.
Bagaimana Pulse Bekerja
Setiap malam, Pulse melakukan riset asinkron. Bahan risetnya diambil dari riwayat percakapan, memori ChatGPT, hingga umpan balik pengguna. Hasilnya bisa berupa ide sederhana seperti menu makan malam, tindak lanjut dari topik yang sering kamu bahas, atau saran praktis untuk tujuan jangka panjang, misalnya persiapan triatlon.
Menariknya, pengguna juga bisa memberi arahan: memilih topik yang ingin diteliti, mengkurasi konten seputar acara lokal, tips keterampilan, hingga update profesional. Semua ini dikirimkan sekali sehari, sehingga pengguna tidak merasa kewalahan dengan banjir informasi.
Lebih dari Sekadar AI Biasa
Pulse tidak hanya fokus pada informasi dalam aplikasi. OpenAI juga membuka opsi integrasi dengan Gmail dan Google Kalender. Jika diaktifkan, ChatGPT bisa membantu menyusun agenda, memberi pengingat, bahkan merekomendasikan restoran sesuai jadwalmu. Meski begitu, fitur ini bersifat opsional dan setiap konten tetap melalui pemeriksaan keamanan.
Belajar dari Umpan Balik
Dalam tahap awal, OpenAI menggandeng mahasiswa di Lab ChatGPT untuk menjajal fitur ini. Banyak yang menilai kemampuan mengarahkan konten membuat Pulse terasa lebih personal. Meski kadang masih ada saran yang kurang relevan atau sedikit ketinggalan zaman, OpenAI berjanji terus menyempurnakannya dengan belajar dari feedback pengguna.
Menuju Asisten AI Proaktif
Tujuan besar dari Pulse adalah mengubah ChatGPT dari sekadar alat reaktif menjadi asisten AI proaktif—yang tidak hanya menunggu ditanya, tapi juga membantu mempercepat tugas dan mendukung pencapaian tujuan penggunanya.
Untuk saat ini, pratinjau Pulse masih terbatas bagi pengguna Pro di aplikasi seluler. Namun, OpenAI sudah merencanakan peningkatan, mulai dari integrasi aplikasi yang lebih luas hingga rekomendasi yang lebih relevan dan bisa langsung ditindaklanjuti.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































