Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Home Industri Tempe di Bogor

pohon tumbang
Petugas BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi pohon kapuk (Ceiba pentandra) yang tumbang akibat hujan disertai angin kencang di Kampung Citeureup Blok Tempe, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/9/2025). Pohon berdiameter besar tersebut menimpa bangunan home industri tempe dan satu rumah warga, menyebabkan kerusakan ringan pada atap. Proses evakuasi pohon dengan diameter sekitar tiga pelukan orang dewasa memakan waktu sekitar 3,5 jam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Foto : Foto: Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Kampung Citeureup Blok Tempe, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/9/2025) siang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan pohon kapuk berdiameter besar menimpa bangunan home industri tempe dan satu rumah warga.

“Angin kencang di wilayah tersebut mengakibatkan pohon jenis kapuk (Ceiba pentandra) yang berada di sepadan Kali Cibeber tumbang mengenai bangunan home industri tempe milik warga,” ujar Adam, Senin (29/9/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Jamaah Haji Kloter Terakhir Kabupaten Bogor Berangkat Ke Tanah Suci

Akibat kejadian itu, atap home industri tempe milik Hj. Sri Hartati mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, rumah milik Nawang (1 KK/4 jiwa) juga rusak pada bagian atap asbes karena tertimpa ranting pohon.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dan warga tidak perlu mengungsi,” kata Adam.

BPBD Kabupaten Bogor bersama warga setempat langsung mengevakuasi pohon tumbang. Proses evakuasi pohon dengan diameter sekitar tiga pelukan orang dewasa itu memakan waktu sekitar 3,5 jam.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Jadi Rujukan Studi Komparasi DPRD Banten Soal Sosialisasi Perda

Meski pohon yang tumbang telah dievakuasi, pohon utama yang masih berada di aliran Kali Cibeber perlu segera ditangani. Jika hujan deras kembali turun, batang pohon berpotensi menyumbat aliran sungai dan memicu banjir.

Adam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel