TIMETODAY.ID, BOGOR – Barisan Penggerak Stabilitas Nasional (BPSN), yang terdiri dari organisasi kepemudaan (OKP), ormas, dan jaringan aktivis dari tingkat lokal hingga nasional, menyampaikan aspirasi terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Pimpinan DPR RI, dan Kapolri terkait pembentukan Komite Reformasi Polri pasca-kerusuhan Agustus lalu.
Koordinator Presidium BPSN, Mustafa, menekankan perlunya keterlibatan tokoh independen yang aktif mengawal isu kepolisian dalam komite tersebut. Salah satu tokoh yang diusulkan adalah Ade Adriansyah Utama SH MH, yang dikenal sebagai pengawas lembaga kepolisian sekaligus aktivis pergerakan hukum.
“Reformasi Polri bukan hanya agenda internal, tapi menyangkut kepercayaan publik. Karena itu, kami menilai sosok seperti Ade Adriansyah Utama layak masuk dalam Komite Reformasi Polri sebagai representasi masyarakat,” ujar Mustafa dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).
Mustafa menambahkan, sejak Polri berpisah dari ABRI, agenda reformasi kepolisian selalu menjadi sorotan publik. Namun, upaya pembenahan Polri masih dihadapkan pada tantangan, khususnya terkait transparansi dan keadilan.
BPSN juga menyatakan dorongan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk menelusuri dugaan konspirasi di balik kerusuhan yang dinilai mengarah pada upaya makar.
Dalam pernyataan sikapnya, Barisan Penggerak Stabilitas Nasional (BPSN) menegaskan dua hal utama. Pertama, mereka mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mengungkap dugaan konspirasi di balik kerusuhan yang berpotensi makar, dengan tujuan menjaga stabilitas keamanan nasional.
Kedua, BPSN mendorong pemerintah dan Polri untuk melaksanakan reformasi secara transparan, menghormati supremasi sipil, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan.
Pernyataan ini juga ditandatangani pimpinan OKP yang tergabung dalam presidium, antara lain Dimas (Ketum KAMPUS), Pieter Febrian (Ketum Pemuda Pelopor Kedaulatan Bangsa), dan Reza F (Ketum Pemuda Demokrasi Kebangsaan).
BPSN menegaskan akan terus mengawal jalannya reformasi Polri agar membawa perubahan positif dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.





































