Ratusan Delegasi PBB Walk Out Saat Netanyahu Mulai Pidato

PBB
Benjamin Netanyahu berpidato di Majelis PBB, Jumat (26/9/2025), (foto: PBB)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Suasana tegang mewarnai Assembly Hall Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Jumat (26/9/2025). Ratusan delegasi dari berbagai negara memilih walk out saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato dalam sesi debat umum.

Dalam siaran langsung YouTube resmi PBB, terlihat delegasi ramai-ramai meninggalkan kursi mereka. Teriakan “huuuuu” terdengar menggema di aula, sementara staf PBB berulang kali mengimbau,

“Tolong tertib di aula, tolong tertib di aula.” Suara ketukan beberapa kali terdengar, namun Netanyahu belum memulai pidatonya, dan audiens tetap riuh.

Advertisement

Hanya sebagian kecil delegasi yang tetap hadir, termasuk perwakilan dari Amerika Serikat dan beberapa negara kepulauan Pasifik yang selama ini mendukung Israel. Saat mulai berbicara, Netanyahu menyoroti kelompok-kelompok yang menurutnya mengancam Israel.

Baca Juga :  Aksi Balap Liar di Bogor Telan Korban

“[Iran dan sekutunya] telah menjerat leher kita dengan tali kematian,” kata Netanyahu. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. “Presiden Trump dan saya berjanji akan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.”

Selain itu, Netanyahu meminta Hamas menyerah dan mengembalikan sandera yang ditawan. Ia menegaskan jika hal itu tidak terjadi, Israel akan terus menargetkan kelompok perlawanan tersebut.

Baca Juga :  CGM Bogor 2026 Dimulai Usai Tarawih, Rute Parade Dipangkas

Aksi walk out ratusan delegasi ini menjadi bentuk protes terhadap agresi Israel di Palestina. Sejak Oktober 2023, pasukan Israel menggempur warga dan objek sipil di wilayah Palestina, bahkan membatasi dan memblokir bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Akibat agresi ini, lebih dari 65 ribu warga Palestina tewas, ratusan ribu rumah dan fasilitas sipil hancur, serta jutaan orang terpaksa mengungsi. Protes di Assembly Hall menjadi cerminan kecaman global atas tindakan Israel selama konflik yang berlangsung lebih dari dua tahun itu.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel