
TIMETODAY.ID, BOGOR – Sejumlah ruang kelas di SDN Cipinang 02, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Plafon yang bolong hingga atap yang sering bocor membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung tidak nyaman, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Kerusakan bangunan sekolah itu membuat para orang tua resah. Salah satunya Tuti Komalasari, wali murid yang memiliki dua anak bersekolah di SDN Cipinang 02. Ia mengaku selalu cemas setiap kali melepas anaknya berangkat sekolah.
“Kalau lihat kondisi ini, dari awal anak saya sekolah di sini sudah mengkhawatirkan, apalagi kalau hujan,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Tuti bahkan melarang anaknya mengikuti kegiatan piket saat hujan turun. Ia takut plafon atau atap kelas tiba-tiba ambruk.
“Harapannya lekas diperbaiki, agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Setidaknya kami orang tua juga tenang,” tambahnya.
Kepala SDN Cipinang 02, Agus, mengungkapkan sedikitnya tiga ruang kelas dan satu ruang guru mengalami kerusakan parah pada bagian atap. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hal baru, karena sudah lima tahun terakhir pihak sekolah menghadapi masalah serupa.
“Untuk menjaga keamanan, sementara kami pakai kayu dan bambu untuk menyangga, takutnya ketika ada hujan atau angin jadi ambruk,” kata Agus.
Agus menambahkan, pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan sejak 2022 ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Namun, hingga kini belum ada realisasi meski petugas dinas pernah melakukan peninjauan.
“Intinya sudah berusaha semaksimal mungkin, khawatir ini sudah musim hujan. Paling utama bagian langit-langit, karena sudah kropos. Apalagi umur bangunan SDN Cipinang 02 sudah 20 tahun,” jelasnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































