Kokichi Akuzawa, 102 Tahun Menaklukkan Puncak Fuji

Kokichi Akuzawa
Dengan sertifikat rekor di tangan, Kokichi Akuzawa berpose sebagai pendaki gunung tertua di Fuji, Maebashi, pada 3 September 2025. (foto : Hiro Komae/AP via CNN)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Langkahnya mungkin tak lagi secepat dulu, tapi semangatnya tetap setinggi langit. Kokichi Akuzawa, pria asal Jepang berusia 102 tahun, resmi mencatatkan diri di Guinness World Records sebagai orang tertua yang berhasil mencapai puncak Gunung Fuji.

Pendakian bersejarah itu dilakukan awal Agustus 2025. Bersama putrinya yang kini berusia 70 tahun, cucu perempuan, menantu, serta empat teman dari klub pendakian lokal, Akuzawa menempuh jalur panjang menuju ketinggian 3.776 mdpl. Mereka berkemah dua malam di jalur pendakian sebelum akhirnya tiba di puncak pada 5 Agustus.

“Saya sendiri terkesan bisa mendaki dengan baik,” ujar Akuzawa dalam wawancara yang dikutip dari CNN News, Senin (8/9/2025). Karena pendengarannya sudah menurun, ia ditemani cucunya, Yukiko (75), yang membantu menyampaikan pertanyaan dan jawaban.

Advertisement
Baca Juga :  Baru Dibuka Beberapa Bulan, Jembatan Hongqi di China Runtuh Akibat Longsor

Meski terlihat tenang, Akuzawa mengakui perjalanan itu bukan tanpa hambatan.

“Saya belum pernah merasa selemah ini. Saya tidak merasakan sakit, tetapi saya terus bertanya-tanya mengapa saya begitu lambat, mengapa saya tidak punya stamina. Saya sudah lama melampaui batas fisik saya, dan hanya berkat kekuatan semua orang saya berhasil mencapainya,” katanya.

Sebelum menantang Fuji, Akuzawa menyiapkan diri dengan disiplin. Selama tiga bulan, ia bangun pukul 05.00 pagi untuk berjalan kaki satu jam. Setiap pekan, ia juga mendaki gunung di sekitar Prefektur Nagano sebagai bagian dari latihan intensifnya.

“Lebih baik mendaki selagi masih bisa,” ucapnya singkat, memberi pesan tentang arti kesempatan dalam hidup.

Baca Juga :  Buaya Seret Bangkai Sesamanya: Rekaman Brutal Alam Liar yang Viral di Dunia

Ini bukan rekor pertamanya. Pada usia 96 tahun, ia juga dinobatkan sebagai pendaki tertua Gunung Fuji. Dalam enam tahun terakhir, ia sempat berjuang melawan masalah jantung, herpes zoster, hingga cedera serius akibat jatuh. Namun semangat mendaki tak pernah padam dari dirinya.

Dulu ia kerap mendaki sendirian, kini ia lebih banyak mengandalkan bantuan orang-orang terdekat. Baginya, keberhasilan di puncak Fuji kali ini adalah bukti kekuatan kebersamaan.

“Mencapai puncak itu sulit, tetapi teman-teman saya menyemangati saya, dan hasilnya baik. Saya berhasil melewatinya karena banyak orang yang mendukung saya,” tutup Akuzawa.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel