TIMETODAY.ID, JAKARTA — Saat cuaca panas, tak ada yang lebih menyegarkan daripada segelas soda dingin. Sensasi gelembung dan rasa manisnya memang bisa membuat ketagihan. Tapi, apakah aman jika dikonsumsi setiap hari?
Ternyata, terlalu sering menikmati minuman bersoda bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mengutip sejumlah penelitian dan pedoman kesehatan, berikut efek yang perlu diwaspadai.
- Lonjakan Gula Darah
Soda mengandung gula tinggi. Satu kaleng biasa bisa memuat hingga 39 gram gula, mendekati atau bahkan melebihi batas aman konsumsi harian yang direkomendasikan American Heart Association: 25 gram untuk perempuan dan 36 gram untuk laki-laki.
Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Tubuh kemudian memproduksi insulin berlebih untuk menurunkannya, sehingga gula darah naik-turun tidak stabil.
Dampaknya bisa berupa kelelahan, perubahan suasana hati, hingga peningkatan risiko prediabetes, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
- Trigliserida dan Kolesterol Terganggu
Kelebihan gula dari soda juga memengaruhi lemak darah. Trigliserida meningkat, sementara kadar kolesterol baik (HDL) menurun. Sebuah studi pada 2020 menunjukkan orang dewasa yang rutin minum soda berisiko 98 persen lebih tinggi mengalami HDL rendah dan 53 persen lebih tinggi memiliki trigliserida tinggi.
- Lemak Perut Menumpuk
Fruktosa dalam soda berperan besar dalam penumpukan lemak visceral, yaitu lemak di sekitar perut dan organ dalam. Lemak ini berisiko meningkatkan kemungkinan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Penelitian Healthline selama 10 minggu membuktikan, konsumsi minuman manis berfruktosa meningkatkan lemak perut secara signifikan dibandingkan glukosa.
- Risiko Perlemakan Hati
Fruktosa dalam soda hanya bisa diolah oleh hati. Konsumsi berlebihan membuat hati kewalahan, memproduksi lemak yang sebagian dilepaskan sebagai trigliserida dalam darah, sebagian menumpuk di hati. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkoholik.
- Kesehatan Gigi Terancam
Soda mengandung asam fosfat dan asam karbonat, membuat mulut sangat asam. Ditambah gula yang menjadi “makanan” bakteri, kombinasi ini bisa mempercepat kerusakan dan lubang gigi.
Bijak Mengonsumsi Soda
Bolehkah minum soda setiap hari? Para ahli menyarankan untuk membatasi konsumsinya, baik dari frekuensi maupun porsinya.
Jika memungkinkan, pilih alternatif yang lebih sehat seperti air putih, jus buah alami, atau teh tanpa gula. Dengan begitu, kesegaran tetap didapat tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































