TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bukan uang yang jadi senjata utama Persib Bandung dalam memboyong Thom Haye, melainkan identitas besar klub, magnet fanatisme bobotoh, serta ambisi untuk tampil di level Asia.
Tiga faktor itu diyakini menjadi alasan kuat gelandang Timnas Indonesia tersebut menjatuhkan pilihan pada Maung Bandung.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyebut daya tarik Persib sudah melekat begitu kuat. Bagi pemain manapun, baik asing maupun lokal, mengenakan seragam biru adalah kebanggaan tersendiri.
“Saya selalu bilang di beberapa podcast kan bahwa kita tuh punya value gitu ya. Kita punya magnet yang tanpa mengurangi respek terhadap klub lain. Tapi kita memang punya magnet yang cukup besar gitu ya,” ujar Adhitia, Kamis (28/8/2025).
Magnet itu semakin tak terbantahkan berkat basis suporter fanatik yang luar biasa besar. Bobotoh disebut sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, bahkan kedua terbesar di Asia.
“Jumlah fans kita terbesar, di Asia nomor dua dan di Asia Tenggara nomor satu. Itu juga jadi magnet tersendiri,” tambahnya.
Selain nama besar dan fanatisme suporter, Persib juga menunjukkan keseriusan menatap panggung internasional. Target mereka adalah tampil maksimal di AFC Champions League Two 2025-2026.
Ambisi inilah yang menurut Adhitia memberi nilai lebih bagi Thom Haye dalam memilih Bandung sebagai pelabuhan baru kariernya.
“Jadi saya pikir sudah banyak hal yang menempel pada Persib itu sendiri yang menarik bagi Thom Haye. Jadi kita nggak menawarkan yang gimana-gimana,” tegasnya.
Rencananya, gelandang berusia 30 tahun itu tiba di Bandung pada Jumat (29/8/2025) setelah mengurus akomodasi. Kehadirannya langsung diarahkan untuk bergabung dalam persiapan menghadapi laga besar kontra Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (31/8/2025).
Namun, keputusan apakah Thom Haye langsung dimainkan sepenuhnya berada di tangan pelatih Bojan Hodak.
“Mudah-mudahan paling telat Jumat sih karena sedang mengurus akomodasi untuk Bandung. Belum tahu (main lawan Borneo FC). Itu sebenarnya prerogatif Bojan lah,” pungkas Adhitia.
Dengan menonjolkan nilai klub, kekuatan bobotoh, dan ambisi jangka panjang, Persib membuktikan bahwa daya tarik sebuah tim tak selalu diukur dari tawaran finansial. Thom Haye pun menemukan alasan kuat mengapa Bandung menjadi rumah barunya.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































