
TIMETODAY.ID, BOGOR – Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sundjojo alias Deddy Corbuzier hadiri Kirab Merah Putih yang menjadi puncak Festival Merah Putih (FMP) 2025. Selain Deddy Kirab juga dimeriahkan parade kendaraan taktis.
Di tengah semarak musik drum band, lima helai kain merah putih raksasa dengan total panjang 500 meter membentang megah, diarak oleh formasi peserta sejauh 1,2 kilometer.
Suasana haru dan bangga terasa di setiap langkah kirab yang memadukan semangat kebangsaan dengan atraksi memukau.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berdiri di tepi jalur kirab, menyaksikan antusiasme warga. Baginya, Festival Merah Putih bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata cinta tanah air.
“Ini adalah sebuah komitmen kebangsaan, di mana Festival Merah Putih lahir dari rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Dan yang paling istimewa lahir di Kota Bogor,” ujarnya.
Tradisi pengibaran bendera merah putih selama satu bulan penuh di bulan Agustus, lanjut Dedie, telah menjadi ciri khas warga Bogor. Bahkan, tahun ini, kirab menarik perhatian figur publik Deddy Corbuzier.
“Deddy Corbuzier menyampaikan bahwa hampir tidak ada di kota lain yang selama 10 tahun fokus pada perayaan 17 Agustus dengan melibatkan seluruh elemen. Siapa tahu ini bisa menginspirasi kota-kota lain,” kata Dedie.
Ketua FMP 2025, Benjamin Mbo’oh, menjelaskan kirab melibatkan sekitar 3.000 peserta dari unsur TNI-Polri, pemerintah, mahasiswa, pelajar, hingga komunitas masyarakat.
“Lima rangkaian kain merah putih yang kita arak menggambarkan Pancasila. Kita ingin menyatakan bahwa Bogor adalah kota yang beragam, saling mencintai, gotong royong, dan guyub,” ujarnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Ben ini juga menyampaikan, selain arak-arakan bendera raksasa, peserta dan penonton juga dimanjakan dengan parade kendaraan tempur, atraksi komunitas lokal, dan pertunjukan seni di sepanjang rute.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































