TIMETODAY.ID, JAKARTA — Salah satu kapal raksasa milik produsen mobil listrik asal China, BYD Zhengzhou, resmi bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal ini mengangkut ribuan unit mobil listrik dan menjadi bagian dari ekspansi global BYD ke pasar otomotif dunia, termasuk Indonesia.
Kapal BYD Zhengzhou merupakan armada ketujuh yang dioperasikan perusahaan tersebut untuk mendistribusikan kendaraan listrik ke berbagai negara. Sebelumnya, BYD telah mengoperasikan enam kapal serupa: BYD Explorer No. 1, BYD Hefei, BYD Changzhou, BYD Shenzhen, BYD Changsha, dan BYD Xian—yang seluruhnya dinamai berdasarkan kota-kota basis produksi BYD di China.
Meski tergolong baru—baru diluncurkan Mei 2025 dan diresmikan dua pekan lalu—BYD Zhengzhou langsung menjalankan misi pengiriman internasional perdananya ke Indonesia.
“Berlabuhnya kapal BYD Zhengzhou di Jakarta menjadi bentuk kepercayaan diri kami terhadap market Indonesia. Ini juga menunjukkan komitmen dan skala industri yang dimiliki BYD saat ini,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia,mengutip dari detikOto, Rabu (6/8/2025).
Luther menambahkan bahwa ketersediaan armada pengangkut menjadi salah satu kekuatan BYD dalam memastikan kelancaran distribusi kendaraan ke tangan konsumen.
“Untuk konsumen, pengiriman kendaraan memang jadi salah satu kekuatan kami. Jadi tidak perlu khawatir terhadap isu shipment,” tambahnya.
Kapal BYD Zhengzhou memiliki kapasitas angkut hingga 7.000 unit mobil listrik. Kapal ini dibangun oleh Guangzhou Shipyard International Company Limited dan menjadi “saudara kandung” dari kapal BYD Hefei.
Dengan panjang hampir 200 meter dan lebar 38 meter, kapal ini tidak hanya besar dalam dimensi, tetapi juga ramah lingkungan.
BYD Zhengzhou ditenagai sistem propulsi bahan bakar ganda LNG (Liquefied Natural Gas) dan dilengkapi permanent magnet shaft generator, menjadikannya bagian dari generasi baru kapal “Green Low-Carbon Version 2.0” yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Nama Zhengzhou diambil dari kota di Provinsi Henan, salah satu pusat produksi penting bagi BYD di China.
Kedatangan kapal ini di Jakarta bukan sekadar seremoni, melainkan sinyal kuat keseriusan BYD dalam memperkuat eksistensi di pasar kendaraan listrik Indonesia, yang terus berkembang dari tahun ke tahun.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































