Nintendo Hancurkan Harapan! Mario dan Princess Peach Ternyata Cuma Teman

Mario
Mario Bros dan Princess Peach (dok. Nintendo/Illumination/Universal Pictures via YouTube)
TIMETODAY.ID — Selama puluhan tahun, jutaan gamer di seluruh dunia percaya bahwa Mario si tukang ledeng berkumis lebat yang tak pernah lelah melompati jurang dan bertarung melawan monster melakukannya demi satu alasan: cinta sejatinya pada Princess Peach.
Namun, boom keyakinan itu baru saja dihancurkan oleh Nintendo sendiri. Dalam pernyataan resmi yang dirilis lewat aplikasi Nintendo Today, perusahaan raksasa game asal Jepang itu menyebut bahwa hubungan antara Mario dan Princess Peach… hanyalah pertemanan.
“Princess Peach dan Mario hanyalah teman baik. Mereka tidak menjalin hubungan percintaan ataupun pernah menjalin hubungan,” tulis Nintendo, seperti dikutip pada Senin (28/7/2025).
“Mereka hanya teman sekalipun sangat bahagia bersama selama bertahun-tahun. Mereka berusaha untuk saling bantu, tapi sebatas teman,” tambahnya.
Fakta ini langsung menyebar luas di media sosial, memicu kehebohan di kalangan penggemar yang sudah terbiasa melihat Mario dan Peach sebagai pasangan legendaris. Ada yang kecewa, ada pula yang menolak percaya.
“TIDAK MUNGKIN mereka cuma teman. Hubungan mereka tuh real banget,” tulis akun @Jos***.
“Nintendo tega banget. Tapi kami tetap mencintai Mario dan Peach,” sahut akun @bel***
“Bayangkan berapa kali Mario nyelamatin Peach dari Bowser. Semua itu… demi teman?” tambah @Cru*** dengan nada patah hati.
Bukan hanya penggemar, tapi budaya pop itu sendiri yang selama ini membingkai kisah Mario dan Peach sebagai fairytale romance khas dunia game.
Dari game ke film animasi, dari Super Smash Bros hingga Mario Kart, keduanya selalu tampil bersama—terkadang dengan momen manis yang membuat kita yakin: “Mereka pasti lebih dari sekadar teman.”
Namun kini, canon is canon. Dengan satu kalimat, Nintendo telah membalik narasi. Bahwa ternyata, cinta tak selalu harus romantis. Bahwa persahabatan bisa jadi lebih kuat dari pelukan di akhir misi penyelamatan.
Apakah ini akhir dari fantasi para gamer? Mungkin. Tapi bagi Mario, yang terus berlari dan melompat demi membantu Peach, mungkin pertemanan memang cukup — bahkan mulia.
Dan buat kita yang tumbuh besar dengan kisah mereka, fakta ini bisa menyakitkan. Tapi juga… membebaskan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Ozempic, Tren Baru di Kalangan Selebriti: Antara Tubuh Ideal dan Risiko yang Mengintai

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel