
TIMETODAY.ID — Frankincense, atau yang lebih dikenal dengan aroma kemenyan, sejak lama sering dipandang sebelah mata karena identik dengan ritual keagamaan dan suasana mistis. Namun kini, frankincense sedang naik kelas dan menjadi bahan yang sangat dihargai dalam industri parfum luxury dunia.
Frankincense adalah resin yang diambil dari pohon Boswellia, yang disukai karena aroma kompleksnya yang unik. Kombinasi wangi frankincense mengandung unsur manis, smoky, citrusy, mineralik, dan balsamic.
Perpaduan aroma ini membuatnya sangat fleksibel dan sering dipadukan dengan aroma lain seperti green citrus, oud, atau vetiver untuk menciptakan parfum kelas atas yang mewah dan tahan lama.
Dalam sejarah, frankincense memiliki peranan penting dalam berbagai ritual kuno, seperti di Mesir kuno untuk pembalsaman dan penghormatan kepada dewa.
Kini, di tangan para ahli parfum, bahan ini menjadi “emas cair” yang memberikan kedalaman dan karakter unik dalam komposisi wewangian mewah dari brand terkenal, seperti Louis Vuitton dan Gucci.
Beberapa parfum mewah yang menggunakan frankincense sebagai bahan utama atau salah satu komponennya antara lain:
-
Nuit de Feu – Louis Vuitton
-
A Midnight Stroll – Gucci
-
Gucci pour Homme – Gucci
-
Terrible Teddy – Penhaligon
-
Shalimar – Guerlain
Selain sebagai bahan aroma, frankincense juga dikenal memiliki manfaat kesehatan, seperti meredakan stres dan emosi negatif, membantu peradangan sendi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Minyak esensial frankincense yang dihasilkan dari resin Boswellia digunakan dalam aromaterapi untuk memberikan efek relaksasi dan ketenangan.
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara produsen kemenyan terbesar dengan nilai ekspor kemenyan yang terus meningkat.
Meskipun selama ini lebih banyak diekspor dalam bentuk mentah, potensi hilirisasi kemenyan untuk produk parfum mewah sangat terbuka lebar dan merupakan peluang besar bagi ekonomi nasional
Sumber : mengutip dari beberapa artikel yang sudah ada
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































