
TIMETODAY.ID, BOGOR – Seorang pria warga Desa Nagrak mengalami luka serius akibat tawuran di Jalan Alternatif Cileungsi–Cibubur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.
Panit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Rudolf L. Pasaribu membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa itu bukan aksi gengster seperti yang ramai beredar di media sosial, melainkan bentrokan antar kelompok pemuda dari dua desa.
“Kronologi tepatnya belum pasti, yang pasti dari informasi keluarga itu tawuran anak Nagrak dan anak Cikeas. Bukan gengster itu, tawuran anak-anak tanggung, cuma sekitar jam 2 malam,” kata Rudolf dikonfirmasi, Jumat (11/7/2025).
Ia menjelaskan, korban merupakan warga Desa Nagrak, sementara kelompok lawannya berasal dari Desa Cikeas.
“Saya lihat di media sosial itu gengster, jadi itu tawuran anak muda Desa Nagrak dan anak muda Desa Cikeas. Korban anak Nagrak, lawannya anak Cikeas,” ujarnya.
Polisi masih menyelidiki jumlah pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami luka bacok di bagian kepala belakang, pinggang, dan jari tangan yang putus akibat sabetan senjata tajam.
“Jumlah pelaku belum diketahui, kita lagi dalamin. Korban luka menurut informasi dari keluarga, luka bacok di kepala belakang dan tangan kanan kiri bagian jari. Masih dilakukan pendalaman,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan, terutama pada malam hari.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































