TIMETODAY.ID — Korea Selatan kembali melahirkan miliarder baru — dan kali ini bukan dari industri K-pop atau teknologi, melainkan dari bisnis kecantikan. Kim Byung-Hoon, CEO berusia 36 tahun yang memimpin APR Corp., berhasil masuk daftar orang superkaya berkat strategi bisnisnya yang cerdas dan inovatif.
Mengutip Business Insider, Kim tercatat memiliki 31% saham di APR Corp., perusahaan yang menaungi sederet merek populer seperti Aprilskin, Forment, Glam.D Bio, hingga Medicube.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, per Senin (7/7/2025), nilai kekayaan bersih Kim menembus US$ 1,3 miliar — setara Rp 21 triliun jika dikonversi ke rupiah.
APR Corp. sendiri berdiri pada 2014, awalnya bernama Aprilskin Corporation. Dua tahun berselang, Kim memperkenalkan Medicube, lini produk teknologi perawatan kulit yang belakangan meledak di pasar global.
Popularitas Medicube bahkan terdongkrak berkat dukungan para selebritas ternama dunia. Kylie Jenner, misalnya, sempat mengunggah video di TikTok pada April lalu, bercerita tentang kunjungannya ke pop-up store Medicube di Los Angeles. Tak tanggung-tanggung, ia membeli Booster Pro, salah satu produk andalan Medicube.
Tak hanya Kylie, nama Hailey Bieber juga ikut mendongkrak pamor brand ini. Kombinasi strategi digital marketing dan endorsement seleb dunia membuat Medicube jadi sorotan di antara ribuan produk skincare yang membanjiri pasar.
Kim Byung-Hoon sendiri termasuk CEO muda yang aktif di media sosial. Akun Instagram pribadinya diikuti lebih dari 24.000 orang, dan kerap diisi dengan update aktivitas bisnis maupun kesehariannya.
Langkah APR Corp. makin mantap sejak resmi melantai di bursa pada Februari 2024. Hanya dalam waktu beberapa bulan, nilai sahamnya melejit lebih dari 75% sejak IPO. Kapitalisasi pasar APR Corp. kini tercatat di angka US$ 4,2 miliar, dengan harga saham per Selasa (8/7) diperdagangkan di kisaran 158.300 won Korea atau sekitar US$ 116.
Di balik kesuksesan Medicube dan brand-brand APR lain, cerita Kim Byung-Hoon jadi bukti bahwa tren kecantikan Korea tak hanya mendominasi pasar domestik, tapi juga mampu menembus pasar global — mengantar sang CEO muda jadi miliarder anyar Negeri Ginseng.
Sumber:cnbcindonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































