Logam Mulia Makin Mahal, Emas Antam Tembus Rp 1,9 Juta per Gram

logam mulia
ilustarsi logam mulia/ emas (istock)
TIMETODAY.ID — Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali merangkak naik di penghujung pekan ini. Jumat (11/7/2025), logam mulia kebanggaan banyak investor Indonesia itu dibanderol Rp 1.906.000 per gram, naik Rp 4.000 dari sehari sebelumnya.
Kabar baik ini membuat para pemburu emas batangan sedikit lebih percaya diri meski harus merogoh kocek lebih dalam. Untuk harga beli kembali (buyback) pun ikut naik ke Rp 1.750.000 per gram.
Berdasarkan catatan, harga tertinggi emas Antam masih tercatat pada 22 April 2025 lalu, yakni Rp 2.016.000 per gram dengan harga buyback tertinggi Rp 1.865.000.
Logam Kuning Masih Jadi Primadona
Kenaikan harga emas lokal juga selaras dengan pergerakan emas dunia. Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% ke level USD 3.317,44 per ons. Emas berjangka AS juga menutup sesi dengan kenaikan 0,1% di USD 3.325,7 per ons.
Namun, penguatan dolar AS yang tercatat naik 0,2% membuat langkah emas dunia sedikit tertahan. Seperti biasa, emas memang kurang diminati ketika dolar AS perkasa, sebab jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.
Efek Tarik-Ulur Geopolitik & Tarif Trump
Sentimen geopolitik masih menjadi ‘bumbu’ yang menjaga daya tarik emas. Presiden AS Donald Trump baru saja mengumumkan tarif baru sebesar 50% pada impor tembaga dan barang-barang dari Brasil. Langkah ini memicu ketidakpastian baru di pasar global.
“Kecuali ada eskalasi geopolitik besar, saya tidak melihat emas akan menembus di atas USD 3.400 dalam waktu dekat,” kata Daniel Pavilonis, Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures.
Sementara itu, Paul Wong dari Sprott Asset Management menambahkan, “(Terdapat) peningkatan daya tarik emas di negara-negara berkembang. Logam mulia bebas rekanan ini tetap jadi pilihan di dunia yang dibayangi risiko geopolitik.”
Sinyal The Fed & Peluang Harga
Dari Amerika Serikat, risalah rapat Federal Reserve bulan Juni menunjukkan sebagian pejabat The Fed masih ragu untuk buru-buru menurunkan suku bunga. Namun, peluang tetap terbuka.
Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai kondisi teknikal mendukung tren bullish. Jika tekanan beli konsisten, emas berpotensi menguji resistance USD 3.343 per troy ounce dalam waktu dekat.
“Kondisi teknikal saat ini cukup mendukung penguatan lebih lanjut. Tapi tetap waspada. Jika reversal terjadi, support terdekat ada di level USD 3.293,” ujar Andy, Kamis (10/7).
Investasi Emas Masih Menarik
Bagi investor domestik, emas Antam masih jadi andalan lindung nilai. Tapi jangan lupa, penjualan kembali di atas Rp 10 juta tetap dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP, atau 3% bagi yang belum punya.
Adapun pecahan yang ditawarkan pun beragam. Dari setengah gram yang dibanderol Rp 1.003.000, hingga emas batangan seberat 1 kilogram dengan harga mendekati Rp 1,85 miliar.
Harga Emas Antam Hari Ini (11 Juli 2025)
  • 0,5 gram: Rp 1.003.000
  • 1 gram: Rp 1.906.000
  • 2 gram: Rp 3.752.000
  • 5 gram: Rp 9.305.000
  • 10 gram: Rp 18.555.000
  • 50 gram: Rp 92.445.000
  • 100 gram: Rp 184.812.000
  • gram: Rp 1.846.600.000
Jadi, emas Antam atau emas dunia? Keduanya tetap jadi ‘harta karun’ bagi yang sabar menanti cuan di tengah gejolak ekonomi global.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik ke Rp 2,299 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel