Fenomena Buck Moon Bakal Hiasi Langit Indonesia 11 Juli 2025

Buck Moon
Buck Moon

TIMETODAY.ID, BOGOR – Bulan purnama atau Buck Moon paling dramatis sepanjang 2025 diprediksi akan muncul di langit Indonesia pada Jumat (11/7/2025) dini hari WIB. Fenomena ini dapat disaksikan dengan mata telanjang dari area terbuka dan diperkirakan akan tampak lebih besar dan berwarna oranye terang.

Fenomena ini merupakan bagian dari Moon Illusion, yaitu efek visual yang membuat bulan terlihat lebih besar saat berada dekat cakrawala. Efek ini terjadi karena otak manusia membandingkan bulan dengan objek di sekitarnya seperti pepohonan atau gedung.

“Untuk mengujinya, Anda bisa melihat bulan purnama saat baru terbit, lalu coba lihat melalui gulungan kertas atau tabung kecil untuk mengurangi efek latar sekitar. Hasilnya, ukuran bulan akan tampak mengecil kembali,” tulis Dailymail, Kamis (10/7/2025).

Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), warna oranye pada bulan muncul karena posisinya yang rendah di cakrawala. Cahaya biru tersebar oleh atmosfer Bumi, sedangkan cahaya merah dan oranye tetap melewati atmosfer, mirip dengan warna langit saat matahari terbenam.

Menariknya, purnama kali ini juga bertepatan dengan posisi bulan yang paling jauh dari matahari sepanjang tahun, hanya beberapa hari setelah Bumi mencapai titik aphelion. Jarak bulan dari matahari mencapai sekitar 152 juta kilometer.

Fenomena ini juga terkait dengan siklus lunisitas selama 18,6 tahun, yang menyebabkan orbit bulan lebih miring dari biasanya. Akibatnya, bulan terlihat terbit dan terbenam dari posisi yang lebih utara atau selatan, membuatnya tampak lebih rendah dan mudah diamati bahkan dari wilayah perkotaan.

Purnama bulan Juli ini juga dikenal sebagai Buck Moon, sebutan dari suku asli Amerika karena pada bulan ini rusa jantan mulai menumbuhkan tanduk baru. Nama lainnya termasuk Thunder Moon, Salmon Moon, dan Raspberry Moon, mengacu pada musim badai dan panen yang terjadi pada bulan tersebut.

Bulan purnama ini bisa diamati tanpa alat bantu, cukup dari lokasi yang menghadap cakrawala tenggara dan memiliki pandangan langit yang terbuka, seperti pesisir, sawah, atau perbukitan. Selama cuaca cerah, masyarakat dapat menyaksikan salah satu pertunjukan alam paling memukau tahun ini.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Polres Bogor Tetapkan AF sebagai Tersangka Utama Tawuran Jasinga

Follow dan Baca Artikel lainnya di  atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel