TIMETODAY.ID — Setiap tanggal 6 Juli, dunia memperingati Hari Zoonosis Sedunia (World Zoonoses Day). Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya.
Apa Itu Zoonosis?
Zoonosis adalah penyakit infeksi yang secara alami dapat berpindah dari hewan vertebrata ke manusia atau sebaliknya. Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Contoh penyakit zoonosis yang sering ditemui antara lain rabies, flu burung, antraks, leptospirosis, dan bahkan COVID-19 yang diduga berasal dari hewan.
Cara Penularan Zoonosis
-
Kontak langsung: Bersentuhan dengan air liur, darah, urin, feses, atau cairan tubuh hewan yang terinfeksi.
Advertisement
-
Kontak tidak langsung: Melalui benda, lingkungan, atau makanan/minuman yang terkontaminasi kuman dari hewan.
-
Vektor: Digigit serangga seperti nyamuk atau kutu yang membawa patogen dari hewan ke manusia.
-
Makanan/minuman: Mengonsumsi produk hewan yang tidak dimasak dengan baik atau air yang terkontaminasi.
Mengapa Diperingati Setiap 6 Juli?
Tanggal 6 Juli dipilih sebagai Hari Zoonosis Sedunia untuk mengenang keberhasilan Louis Pasteur, seorang ilmuwan Prancis, yang pada 6 Juli 1885 berhasil memberikan vaksin rabies pertama kepada seorang anak laki-laki bernama Joseph Meister yang digigit anjing rabies. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengendalian penyakit zoonosis dan menjadi dasar penetapan tanggal peringatan ini.
Pentingnya Peringatan Hari Zoonosis Sedunia
-
Meningkatkan kesadaran: Banyak penyakit menular yang berbahaya bagi manusia berasal dari hewan. Sekitar 60% penyakit infeksi pada manusia merupakan zoonosis, dan 75% penyakit infeksi baru juga berasal dari hewan.
-
Mendorong pencegahan: Edukasi tentang cara penularan dan pencegahan zoonosis sangat penting untuk menekan risiko wabah, baik di tingkat individu maupun masyarakat.
-
Penghargaan pada ilmuwan: Menghormati kontribusi ilmuwan seperti Louis Pasteur yang telah berjasa dalam penemuan vaksin dan pengendalian penyakit zoonosis.
Cara Mencegah Penyakit Zoonosis
-
Rajin mencuci tangan setelah kontak dengan hewan atau lingkungan hewan.
-
Memasak makanan hewani hingga matang sempurna.
-
Menghindari konsumsi susu mentah atau produk hewan yang tidak dipasteurisasi.
-
Melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan.
-
Mengendalikan populasi vektor seperti nyamuk dan kutu.
Kesimpulan
Hari Zoonosis Sedunia menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan hewan dan manusia secara bersamaan. Dengan memahami dan mencegah penularan zoonosis, kita dapat melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari ancaman penyakit menular yang bisa berdampak luas.
Mari tingkatkan kesadaran dan lakukan langkah pencegahan mulai dari diri sendiri demi kesehatan bersama!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































