Harga Emas Menguat Tipis, Investor Nantikan Data Ekonomi AS

Harga emas
Ilustrasi emas Antam. Foto Dok : PT Aneka Logam.

TIMETODAY.ID, JAKARTA Harga emas menguat tipis pada perdagangan Senin (30/6/2025), didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini terjadi di tengah kehati-hatian investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi AS pekan ini yang dinilai akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,6 persen ke level US$ 3.293,55 per troi ons. Sementara kontrak berjangka emas AS (US gold futures) ditutup naik 0,6 persen ke posisi US$ 3.307,70 per troi ons. Logam mulia ini mencatatkan kenaikan selama dua kuartal berturut-turut, dengan lonjakan sebesar 5,5 persen.

“Pelemahan dolar memberikan sedikit dukungan bagi harga emas,” kata Wakil Presiden sekaligus ahli strategi logam senior di Zaner Metals, Peter Grant.

Dari sisi geopolitik dan perdagangan, Amerika Serikat dan China dikabarkan telah menyelesaikan sengketa terkait pengiriman mineral tanah jarang dan magnet pekan lalu.

Perkembangan ini membangkitkan kembali harapan akan negosiasi lanjutan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Sementara itu, Kanada membatalkan rencana pajak layanan digital yang sempat menyasar perusahaan-perusahaan teknologi asal AS.

Emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) cenderung mendapat dorongan di tengah ketidakpastian global dan kondisi suku bunga rendah.

Kini, pasar menanti rilis data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan pada Rabu (2/7/2025), serta data klaim awal tunjangan pengangguran pada Kamis (3/7/2025). Kedua indikator ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap langkah moneter The Fed ke depan.

Dalam catatannya, analis Citi memperkirakan harga emas akan bergerak dalam kisaran US$ 3.100 hingga US$ 3.500 sepanjang kuartal III 2025. Mereka menyebut level tertinggi pada akhir April sebesar US$ 3.500 kemungkinan besar telah menjadi puncak harga untuk tahun ini.

Sementara itu, harga logam mulia lainnya cenderung melemah. Harga perak spot turun tipis 0,1 persen menjadi US$ 35,93 per troi ons. Platinum melemah 0,3 persen ke US$ 1.334,70 per ons, dan paladium anjlok 3,2 persen menjadi US$ 1.097,24 per ons. Meski demikian, seluruh logam tersebut masih membukukan kenaikan sepanjang kuartal II 2025

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp9.000 per Gram, Buyback Ikut Meningkat

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel