Miris! Kawasan Puncak Tercoreng Praktik Pesta Menyimpang, Ini Janji Dedi Mulyadi

pesta menyimpang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti praktik pesta menyimpang yang melibatkan sekelompok orang di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Aktivitas yang dinilai menyimpang tersebut mendapat perhatian usai dilaporkan menyebabkan puluhan pesertanya dinyatakan reaktif HIV.

Dedi menyayangkan perkembangan kawasan wisata Puncak yang menurutnya telah menyimpang dari norma sosial. Padahal, ia menilai kawasan itu memiliki potensi alam yang indah dan layak dikembangkan secara positif.

“Dalam perkembangannya, justru pariwisatanya mengarah ke hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kita junjung tinggi,” tegas Dedi saat berkunjung ke Universitas Pakuan Bogor, Selasa (24/6/2025).

Sebagai bentuk tanggung jawab, Dedi menyatakan akan melakukan penataan ulang kawasan Puncak secara bertahap, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga dari sisi sosial dan budaya.

“Jadi nanti akan ada sentuhan dari saya, tentu secara bertahap dan pelan-pelan. Tidak hanya secara fisik, tapi juga dari sisi nilai-nilai sosial dan budaya,” tambahnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor membenarkan bahwa 30 dari 75 peserta pesta tersebut dinyatakan reaktif HIV berdasarkan hasil skrining.

“Dari 75 itu yang reaktif (HIV) 30, yang non reaktif 45,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty.

Fusia menjelaskan bahwa hasil reaktif belum dapat dipastikan sebagai positif HIV dan akan ditindaklanjuti oleh Puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian kecil peserta merupakan warga Kabupaten Bogor, sementara mayoritas berasal dari luar daerah.

“Kurang dari 10 persen (peserta) warga Kabupaten Bogor dan bertempat tinggal di Kabupaten Bogor,” jelas Fusia.

Dinkes Kabupaten Bogor memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan wilayah lain dan Komisi Penanggulangan AIDS untuk tindakan pencegahan lebih lanjut.

“Pastinya kami juga akan melakukan tindakan preventif terhadap kelompok. Kemudian kami akan meningkatkan koordinasi dengan komisi AIDS,” pungkas Fusia.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dorong Inovasi TPA Galuga untuk Lingkungan Bersih

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel