TIMETODAY.ID — Wuling tampaknya belum kehabisan amunisi dalam persaingan mobil listrik di pasar domestik China. Setelah Bingo standar dan Bingo Plus sukses mencatatkan penjualan gemilang, pabrikan otomotif asal Tiongkok ini siap menghadirkan varian terbaru: Wuling Bingo S.
Mobil listrik mungil ini bukan sekadar pembaruan kosmetik. Dengan tampilan bergaya retro modern yang tetap ikonik dan tenaga yang lebih besar, Bingo S siap menyasar segmen SUV kompak dan menjadi pesaing langsung dari BYD Dolphin dan Geely Geome Xingyuan.
Retro Modern yang Tak Kehilangan Sentuhan Sporty
Wuling tetap mempertahankan bahasa desain serba membulat pada Bingo S, lengkap dengan lampu depan berbentuk segitiga retro, grille trapesium yang diberi aksen chrome, dan lampu belakang yang menyambung ke pintu bagasi, menciptakan kesan sporty yang tak biasa di kelasnya.
Dari samping, Bingo S tampil dengan bodi dua warna dan pilar A, B, serta C yang dibalut warna hitam, memberikan nuansa kontras yang stylish. Velg 16 inci dual-tone dan handle pintu konvensional juga menunjukkan bahwa Wuling tetap ingin menjaga identitas klasiknya.
SUV Kompak dengan Performa yang Mumpuni
Meskipun tampil ringkas, dimensi Bingo S mencerminkan postur SUV kompak sejati: panjang 4.265 mm, lebar 1.785 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.610 mm. Ukuran ini membuatnya pas sebagai kendaraan harian di perkotaan sekaligus cukup lapang untuk perjalanan jarak sedang.
Motor listrik TZ180XS275 yang tertanam pada Bingo S sanggup menyemburkan tenaga hingga 75 kW (setara 101 dk). Wuling mengklaim mobil ini mampu mencapai kecepatan puncak hingga 150 km/jam. Meski belum ada detail resmi soal kapasitas baterai dan jarak tempuh, baterai lithium iron phosphate menjadi jaminan efisiensi dan ketahanan.
Harga Terjangkau, Siap Saingi Raksasa Pasar
Jika rumor harga yang beredar benar, Bingo S bakal dibanderol mulai dari 80.000 hingga 100.000 yuan—sekitar Rp 181 juta hingga Rp 227 juta. Harga ini menjadikannya salah satu SUV listrik kompak paling terjangkau di kelasnya, terutama jika dibandingkan dengan rival seperti BYD Dolphin yang kini menjadi salah satu EV favorit di Asia.
Bingo Series: Andalan Baru Wuling di Era Mobil Listrik
Wuling sepertinya tidak sedang coba-coba dengan seri Bingo. Terbukti pada tahun 2024, total penjualan mobil listrik dari keluarga Bingo mencapai 236.574 unit, naik 41% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu seri EV tersukses di China.
Jika Bingo S benar-benar hadir ke pasar dan dijual secara luas, bukan tidak mungkin Wuling bisa memperluas dominasinya di segmen entry-level SUV listrik, sekaligus mengganggu dominasi pemain mapan seperti BYD dan Geely.
Kesimpulan: Kecil, Canggih, dan Potensial Besar
Dengan kombinasi desain retro modern, tenaga yang cukup bertenaga, dan harga yang bersaing, Wuling Bingo S bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen muda atau keluarga kecil yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Kini tinggal menunggu waktu saja, apakah Bingo S akan ikut diekspor ke Asia Tenggara—termasuk Indonesia—yang tengah menggeliat dalam tren kendaraan listrik.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel







































