TIMETODAY.ID — Meningkatnya kesadaran akan kendaraan ramah lingkungan membuat mobil listrik atau electric vehicle (EV) makin dilirik. Sayangnya, harga mobil listrik baru yang cukup tinggi membuat banyak orang beralih melirik opsi mobil listrik bekas sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Namun, membeli mobil EV bekas jelas tidak semudah membeli mobil baru. Ada sejumlah hal penting yang harus diperiksa agar tidak menyesal di kemudian hari.
Dikutip dari Pod Point, berikut ini lima hal penting yang sebaiknya Anda cek sebelum memutuskan membawa pulang mobil listrik bekas.
-
Periksa Garansi
Sebelum jatuh hati pada mobil EV bekas incaran, hal pertama yang wajib dicek adalah garansi pabrikan, terutama untuk baterainya. Setiap pabrikan punya kebijakan garansi berbeda untuk lini mobil listrik mereka. Pastikan masa garansi baterai masih berlaku agar Anda terlindungi dari risiko biaya perbaikan atau penggantian baterai yang tidak murah.
-
Kondisi Baterai
Baterai adalah jantung dari mobil listrik, dan ini bagian yang paling mahal untuk diganti jika rusak.
Perhatikan tanda-tanda kesehatan baterai, seperti penurunan kapasitas yang masih wajar, riwayat servis yang rutin, dan tidak ada tanda-tanda kerusakan.
Hindari membeli mobil listrik bekas yang baterainya sudah mudah drop atau memerlukan waktu lama saat pengisian daya. Biaya untuk mengganti baterai EV bisa mencapai puluhan juta rupiah!
-
Cek Instrumen Pendukung
Jangan hanya fokus pada baterai. Lihat juga panel indikator di dashboard, pastikan tidak ada lampu peringatan atau tanda malafungsi. Periksa kondisi wiper, lampu, rem, dan fitur lainnya. Kecil, tapi penting, agar Anda tak direpotkan setelah mobil dibeli.
-
Opsi Pengisian Daya
Pastikan mobil EV bekas yang Anda incar mendukung tipe pengisian daya yang umum tersedia di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Ini penting untuk memudahkan pengisian daya di perjalanan. Jangan sampai Anda terjebak karena colokan mobil tidak kompatibel dengan stasiun pengisian terdekat.
-
Keabsahan Dokumen
Sama halnya dengan mobil konvensional, pastikan BPKB dan STNK mobil listrik bekas yang Anda beli benar-benar sah. Cocokkan data di dokumen dengan data di kendaraan. Jangan ragu untuk membatalkan pembelian jika ada kejanggalan. Anda juga bisa melakukan pengecekan data kendaraan secara online untuk memastikan semuanya legal.
Selain lima hal tersebut, ada baiknya Anda juga mencari tahu kelemahan dan kelebihan model mobil listrik yang ingin dibeli, termasuk “penyakit” khas model tersebut. Jika masih ragu, tak ada salahnya memakai jasa inspeksi mobil profesional untuk membantu memastikan mobil listrik bekas yang Anda beli benar-benar layak jalan.
Membeli mobil listrik bekas bisa jadi langkah cerdas menuju gaya hidup ramah lingkungan. Asal teliti, Anda bisa mendapatkan kendaraan berkualitas tanpa harus merogoh kocek sedalam membeli mobil baru.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































