TIMETODAY.ID, BOGOR – Memasuki 100 hari kepemimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade) mulai mendapat sorotan publik, terutama terkait pemerataan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah.
Masyarakat menilai, pembangunan infrastruktur belum menyentuh seluruh kawasan secara merata. Menanggapi hal tersebut, Rudy meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menilai.
Menurutnya, pembangunan menggunakan dana APBD tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui sejumlah tahapan prosedural.
“Jadi menggunakan APBD tidak seperti menggunakan uang kita pribadi, buka dompet langsung dilaksanakan, langsung bisa berjalan,” kata Rudy kepada wartawan, Senin (16/6/2025).
Ia menjelaskan, sebagian besar program infrastruktur saat ini sudah memasuki proses lelang setelah sebelumnya melalui tahap perencanaan dan penyusunan Detail Engineering Design (DED).
“Jadi beberapa yang dikeluhkan oleh masyarakat, dan masyarakat pun hari ini harus cerdas melihatnya dan menyikapinya. Bahwa beberapa kebijakan pembangunan infrastruktur yang sudah kita rencanakan selesai tuntas di tahun 2025. Tahapannya sudah berjalan, hampir mayoritas DED-nya sudah selesai,” jelasnya.
Rudy menambahkan, jika proses berjalan sesuai rencana, kontrak kerja akan ditandatangani pada Juli hingga Agustus 2025. Setelah itu, pembangunan fisik akan segera dimulai.
“Dan sekarang sedang tahapan lelang fisik pengerjaannya di WLP. Jadi mohon bersabar, Insyaallah di bulan Juli, bulan Agustus sudah berkontrak semuanya,” ujar Rudy.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Barat, Timur, Utara, dan sebagian Selatan Kabupaten Bogor.
“Dan sudah mulai pembangunan secara fisik dilaksanakan, sehingga Desember pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Barat, Timur, Utara dan sebagian Selatan dapat dilaksanakan,” pungkasnya.
Editor : B. Supriyadi





































